Kartu Jomblo Begundal

kartu begundalPemerintah republik para begundal mengeluarkan kebijakan baru. Kebijakan tersebut menyangkut keberadaan para jomblo yang semakin meresahkan. Gerombolan para jombloan semakin menjadi-jadi. Mereka berbuat anarkis dengan cara merebut pacar orang lain. Prinsip mereka adalah pacar orang lain adalah pacar kita yang tertunda. Kekalahan adalah kemenangan yang tertunda, oleh karena itu kita merasa puas dengan bersyukur atas kekalahan. Kita lupa cara untuk menang. Kapan terakhir kali negara begundal juara sepak bola sekawasan regional??? entahlahhh Baca lebih lanjut

Pacarku Idolaku

pacarku idolakuKalau salah satu lagu itu ada yang berjudul nenekku pahlawanku. Nenek pernah bilang kepada cucunya bahwa kalau putus pacar jangan terlalu bersedih, mati satu tumbuh seribu. Laki-laki itu maklhuk yang maco akan tetapi sangat cengeng, dia sebenarnya menangis akan tetapi menutupinya, itulah yang diajarkan oleh Ibu, bahwa laki-laki nggak boleh nangis karena dialah yang nanti akan menenangkan badai demi kekasihnya. Nah tema hari pahlawan tahun ini entah ada hubungan dengan nenekku pahlawanku entah tidak, tidak menjadi masalah, Pahlawanku Idolaku Baca lebih lanjut

Pacar Tandingan

munyukBeberapa tahun ini di bumi ibu pertiwi sedang terjadi pergolakan yang sangat luar biasa. Penghuni tanah yang subur, saat ini bagaikan buih di lautan terombang-ambing akan zaman. Seoalah mereka kehilangan jati diri dari ciri khas mereka, atau memang inilah karakter yang sebenarnya dari negara para begundal. Budaya malu, sopan santun, saling menghargai perbedaan, semangat gotong royong dan semua sikap baik seolah luntur dari negeri ini. Para begundal berbuat sesuka hatinya, agama hanya sebagai baju raga, hati penuh dengan dusta. Baca lebih lanjut

Partai Masyumi dan NU

masyumiPada Pemilu tahun 1955 keluarlah empat partai pemenang pemilu yaitu Partai Nasional Indonesia, Majelis Syuro Umat Muslim Indonesia (Masyumi), Nadhatul Ulama (NU) dan Partai Komunis Indonesia (PKI). Pada pemilu tersebut terdapat dua partai besar bernafaskan agama yaitu islam. Dua partai tersebut adalah Masyumi dan NU. Pada awalnya dua partai tersebut merupakan satu kesatuan yaitu hanya ada Masyumi yang merupakan kelanjutan dari MIAI yang dipimpin oleh KH. Mas Mansur pada zaman pendudukan Jepang.

NUPada bulan mei 1952, dengan resmi  NU menyatakan keluar dari Masyumi, ada beberapa penyebab yang mengakibatkan NU keluar dari Masyumi, yaitu: Masyumi adalah partai islam terbesar di Indonesia di awal kemerdekaan. Masyumi (Majelis Syuro Muslimin Indonesia) merupakan federasi dari golongan dan partai Islam terbesar di Indonesia. Baca lebih lanjut

Entahlahhhhhhhhh

Jambuuuuuuuu

tanda-tanyaAnak-anak di republik para begundal pertumbuhan psikologis lebih cepat dibandingkan dengan pertumbuhan umur atau bisa dikatakan mereka dewasa sebelum waktunya. Kalau Robert Maltus, mengatakan bahwa pertumbuhan jumlah penduduk mengikuti deret ukur sedangkan peningkatan produksi pertanian mengikuti deret hitung??? Mungkin saat ini tidak ada korelasi yang signifikan antara perkembangan rohani dengan pertumbuhan jasmani. Pikiran kotor mereka berkembang begitu saja akibat pergaulan dan perkembangan teknologi. Kita sering menjumpai anak-anak yang memakai pakaian tidak pantes untuk mereka kenakan. Mereka juga memakai make up tidak sesuai dengan umur. Dan mereka juga bertingkah laku tidak sesuai dengan umurnya. Lihatlah anak taman kanak-kanak zaman sekarang sudah berani-beraninya pacaran. Nama panggilan sayangpun juga keterlaluan, papah dan mamah. Padahal usia mereka baru berapa coba????? entahlahhh Baca lebih lanjut