Tipe Pegawai

       Setelah lulus dari dunia pendidikan, seseorang dituntut segera memperoleh pekerjaan yang layak sesuai dengan tingkat pendidikan yang dimiliki. Tidak banyak lulusan dunia pendidikan malah mengganggur ketika selesai menamatkan studi. Salah satu pekerjaan yang akhir-akhir ini menjadi primadona bagi masyarakat adalah pegawai negeri. Pegawai negeri sangat menggiyurkan bagi masyarakat dikarenakan ada jaminan masa tua dengan adanya dana pensiunan. Dana pensiunan tersebut dapat dinikmati pegawai negeri diusia senja sambil menimang cucu. Itulah gambaran bagi masyarakat yang melanjutkan sekolah hingga jenjang tinggi. Namun tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk menjadi pegawai. Pegawai membutuhkan keahlian sesuai dengan jurusan masing-masing. Diperlukan kemampuan atau kompetensi guna mendapatkan satu pekerjaan. Berikut ini ada beberapa tipe pegawai menurut cara mendapatkannya.

1.Pegawai dicari Pegawai dicari maksud dari pernyataan tersebut adalah dimana suatu pekerjaan dicari oleh orang itu sendiri. Pegawai dicari ini biasanya menimpa orang desa yang sebagian besar bermatapencaharian sebagai petani. Untuk merubah derajad dari anak seorang petani menjadi pegawai membutuhkan pekerjaan ekstra berat. Dari sekolah dengan biaya yang mahal dan harus mencari pekerjaan itu sendiri. Tipe pegawai seperti ini bisa disebut sebagai perintis bagi tetangga-tetangganya untuk berubah. Perjuangan seorang perintis sangatlah berat, harus memulai dari nol hingga menjadi orang besar. Jalan yang terjal, buta arah, hanya bisa meraba-raba, selalu menghadapi kesulitan itulah yan dirasakan oleh seorang perintis.

2.Pegawai diberi Pegawai diberi maksud dari pernyataan tersebut adalah suatu pekerjaan diberikan kepada seseorang oleh orang tua atau kerabat yang sudah menjadi pegawai. Orang tua yang sudah menjdi pegawai akan memberikan arah kepada sang anak guna mengikuti jalan yang telah orang tuanya tempuh pada masa lampau. Anak seorang guru kelak nantinya dapat dipastikan sebagian besar menjadi pegawai pula. Contoh lain: misalnya seseorang menjabat sebagai pegawai dapat dipastikan akan membawa keluarga terdekat untuk masuk dalam pekerjaan itu juga. Seorang kakak yang menjadi pegawai kecamatan atau jabatan lain, akan membawa adik atau sepupu ikut bekerja dalam birokrasi tersebut. Kadangkala sesorang yang diberi tidak menguasai pekerjaan yang diberikan. Pegawai tipe seperti ini sebenarnya terdapat unsur nepotisme, yaitu tidak dikarenakan kompetensi yang dimiliki melainkan dikarenakan faktor kekerabatan.

3.Pegawai dibeli Pegawai dibeli akhir-akhir ini sering kali kita temukan. Pegawai dibeli ini dapat dimungkinkan apabila seseorang menginginkan pekerjaan namun secara akademik kurang menguasai tapi secara financial mumpuni. Praktek seperti ini sangat jelas nampak pada masyarakat namun tidak ada tidakkan dari pemerintah. Praktek seperti ini memungkinkan kelak seorang yang menjadi pegawai akan korupsi karena membeli, saat menjabat akan mengeruk uang yang banyak guna menutupi modal awal yang telah dikeluarkan. Pegawai dibeli lebih dekat dengan praktek korupsi. Korupsi sudah menjadi karakter bangsa Indonesia yang sulit dirubah. Hampir korupsi sudah menjangkit seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s