3. Saran

Berdasarkan pengalaman selama penelitian, penulis mengemukakan saran-saran sebagai berikut :

a. Mahasiswa pendidikan sejarah.

Sebagian besar mahasiswa sejarah hanya mengkaji sejarah yang cakupannya nasional. Mahasiswa sejarah sering melupakan potensi sejarah di daerah masing-masing. Banyak kajian sejarah lokal yang sangat menarik namun belum diteliti. Adanya penelitian ini semoga dapat diikuti dengan penelitian-penelitian lebih lanjut. Penelitian sejarah lokal sangat menguntungkan bagi peneliti yang berasal dari daerah tersebut. Peneliti tidak memerlukan adaptasi dengan lingkungan penelitian dan pengumpulan data mudah untuk dilakukan.

b. Penelitian lebih lanjut

Adanya penelitian tentang peranan tanah baon bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Mengger masih memerlukan perbaikan. Penelitian lebih lanjut sangat diperlukan untuk memperkuat dan memperdalam kajian tentang tanah baon. Mengingat adanya kekurangan dan kelemahan dari cara pengumpulan data, khususnya dokumen desa, peneliti memperbanyak wawancara terhadap informan. Observasi partisipan yang digunakan oleh peneliti, memberikan titik terang bagi peneliti untuk mengetahui keadaan yang diteliti secara nyata. Pelaksanaan penelitian yang dilakukan oleh 1 orang peneliti dirasa kurang efektif, disebabkan pengawasan terhadap pembuatan laporan penelitian dan peta pemikiran kurang terfokus. Penelitian  lebih lanjut mengenai tanah baon diperlukan adanya tim yang lebih  dari 2 orang sehingga untuk mengatasi jumlah responden yang lebih dari 20 orang bisa lebih efektif dan efisien. Selain itu diperlukan adanya komitmen dan tanggung jawab dari seluruh anggota tim untuk mendapatkan hasil penelitian yang berkualitas.

c. Kesatuan Pemangkuan Hutan(KPH) Ngawi

Kesatuan Pemangkuan Hutan(KPH) Ngawi diharapkan memberikan peluang kerja bagi para petani yang tinggal di sekitar hutan. Program-program yang pro rakyat harus ditingkatkan. Perum Perhutani seharusnya juga turut serta dalam pembangunan desa sekitar hutan, misalnya perbaikan jalan. Kerusakan jalan disekitar hutan merupakan akibat dari kendaraan yang bermuatan terlalu berat, ini khususnya truk pengangkut kayu dari Perum Perhutani.

d. Masyarakat sekitar

Pengelolaan tanah baon tidak berlangsung selama-lamanya, hanya berlangsung sekitar 5 tahun, sehingga petani harus mempersiapkan diri ketika suatu saat tanah baon telah ditutup. Ketergantungan penduduk Mengger terhadap tanah baon sudah sangat tinggi, apabila tanah baon ditutup, penduduk akan kehilangan sumber pendapatan. Oleh karena itu, petani harus mempersiapkan diri agar pada saat tanah baon ditutup petani masih mempunyai sumber pendapatan. Misalnya, hasil dari penjualan tanah baon digunakan untuk membeli tanah atau sawah. Pada saat tanah baon ditutup, petani sudah memiliki lahan pengganti. Penduduk di sekitar hutan yang mengambil kayu bakar hendaknya dipilih jenis tanaman yang sudah berusia tua.

Iklan

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s