Program pengalaman lapangan adalah salah satu kegiatan kurikurer yang merupakan kulminasi dari seluruh program pendidikan yang telah dihayati dan dialami oleh mahasiswa di LPTK maka PPL akan dapat diartikan sebagai suatu program yang merupakan suatu ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan, sikap dan keterampilan alam rangka pembentukan guru yang profesional. Dalam jangka waktu tiga bulan seorang mahasiswa diterjunkan langsung kedunia pendidikan yang nyata yaitu sekolahan. Kegiatan mahasiswa selama PPL adalah praktik mengajar, menjadi guru piket dan mengawasi ujian.

Joko Tingir adalah salah satu mahasiswa dari prodi sejarah yang mengikuti program PPL. Sekolahan yang mana dia ditempatkan adalah rintisan sekolah berstandar internasional. Masuk dalam mahasiswa PPL di sekolahan yang favorit, Joko Tingkir merasa minder. Seorang gembel yang miskin harta dan miskin ilmu pengetahuan harus tergabung dalam orang-orang pilihan.

Hari pertama masuk ke sekolahan itu acaranya adalah acara penyambutan dari pihak sekolah. Menurut jadwal acara akan diadakan pada pukul 10.00. Pukul 09.00, sebagian mahasiswa yang belum mengetahui lokasi sekolah berkumpul di dekat gerbang kampus. Kemudian Joko Tingkir dan kawan-kawan PPL berangkat menuju sekolahan yang dituju. Sesampainya di sekolahan, di dekat pintu gerbang yang bertuliskan “parkir mahasiswa ppl”. Setalah memarkirkan sepeda motor, rombongan yang baru datang disambut rombongan yang lain yang sudah datang dari tadi. Kemudian secara bersama-sama menuju ruang tempat penyambutan.

Sesampainya di ruangan, nampak beberapa orang yang berseragam jas almamater berwarna biru muda. Joko Tingkir belum begitu mengenal teman-teman se-PPlan. Kelemahan dari Joko Tingkir adalah harus menghafal nama. Joko Tingkir dan teman PPLan segera duduk ditempat yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Acara pada hari itu adalah penyerahan mahasiswa PPL oleh pihak kampus yang diwakilkan salah satu dosen koordinator PPL kepada pihak sekolahan. Pukul sudah menunjukan angka 10, seharusnya kegiatan segera dimulai. Namun acara belum bisa dimulai dikarenakan dosen koordinator PPL belum datang ke sekolah, sehingga harus menunggu beliau. Sambil menunggu itu, dimanfaatkan Joko Tingkir untuk berkenalan dengan teman-teman satu PPL. Namanya saja harus berada ditempat yang sama selama tiga bulan, oleh karena itu harus segara ada keakraban diantara teman PPLan.

Jam di tangan sudah menunjukan angka 11. Kepala sekolah dan guru-guru pamong sudah hadir semua dan kemudian yang ditunggu baru hadir, ia adalah dosen koordinator. Acara kemudian dibuka dengan bacaan basmallah dengan kemudian dilanjutkan dengan berbagai sambutan-sambutan hingga akhirnya acara puncak penyerahan dan perkenalan antara mahasiswa PPL dengan guru pamong berlangsung. Satu guru pamong ada yang memamongi satu mahasiswa dan ada juga yang tiga, namun rata-rata dua mahasiswa. Acara hari itu kemudian selesai sekitar pukul 12.30. Sebelum acara ditutup diberikan penjelasan mengenai prosedur dari kegiatan PPL dan peraturan-peraturan yang ada.

Iklan

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s