Hari senin yang lalu acara penyerahan sudah dilaksanakan. Hari selasa ini mahasiswa harus masuk ke sekolahan dan harus menaati seluruh peraturan yang ada. Mahasiswa PPL sudah menjadi bagian dari keluarga besar SMA. Mahasiswa PPL memakai seragam atasan putih dan bawahan hitam dan sepatu pantopel. Untuk pakaian yang lain akan dibahas pada pertemuan hari ini. Menurut jadwal, hari ini siswa masuk pukul 06.15, itu berarti mahasiswa haris berangkat jam segitu juga.

      Joko Tingkir seorang mahasiswa PPL yang ber-IQ rendah belum hafal jalan menuju sekolahan. Untungnya kemarin dia sudah meminta no HP teman PPLannya. Beruntungnya kos dari Joko Tingkir tidak jauh dari kos teman PPLannya, yaitu Joko Lelur dan Gamel. Maka malam itu Joko Lelur me-sms teman-teman PPLannya tadi untuk berangkat bersama-sama. Joko Lelur dan gamel pun setuju, mereka akan berangkat secara bersama-sama. Pukul 05.30 depan kampus adalah waktu dan tempat yang disetujui untuk mereka bertemu. Pukul 05.30 tepat, Joko Tingkir dan kawan-kawan berangkat ke sekolahan.

Pukul 06.00 sampai di sekolahan dan memakirkan sepeda motor. Beberapa teman PPL sudah datang itu terlihat dari beberapa sepeda motor yang telah terpakir di tempat yang telah disediakan bagi mahasiswa PPL. Joko Tingkir, Joko lelur dan Gamel belum tahu ruangan mana anak-anak PPLan akan ditempatkan. Nampak dari kejauhan salah satu mahasiswa PPL, Greg, menunjukan ruangan yang dijadikan bescame bagi anak-anak PPL. Ruangannya sangat bagus sekali, kursi dan meja tertata membentuk setengah lingkaran. Di ruangan itu juga terdapat wire less yang bisa digunakan untuk koneksi dengan internet.

       Seminggu ini tidak ubahnya surga PPL bagi Joko Tingkir. Datang sekitar pukul 6.15 langsung menuju ruang PPL. Sudah tersedia teh hangat manis untuk mengisi keringnya tenggorokan. Kemudian meminjam laptop teman untuk mengunjungi dunia jejaring sosial, facebook. Sekitar pukul 08.00, acara dilanjutkan dengan sarapan pagi di kantin bersama teman PPL. Setelah kenyang mengisi perut, mereka kembali ke ruang PPL melanjutkan acara bercanda bersama-sama. Minggu awal ini belum ada jadwal mengajar. Seminggu awal hanya digunakan untuk melakukan observasi ruangan. Itupun tidak dilakukan Joko Tingkir. Tanda pulang sekolah bagi Joko Tingkir bukan bel sekolah melainkan air teh yang ada di gelas telah habis. Seminggu ini hanya itu kegiatan yang dilakukan oleh Joko Tingkir.

     Satu minggu ini berlalu sangat cepat, berganti dengan hari kemudian yang sangat berbeda seratus delapan puluh derajad.

Iklan

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s