Dunia PPL tak ubahnya dunia baru Joko Tingkir. Baru dikarenakan ini merupakan sekali dan tidak akan terulang lagi. PPL hanya dilakukan selama 3 bulan pada semester VII. Hari-hari yang dilaluipun baru. Begitu juga teman pun juga baru. Dunia baru harus bisa segera mungkin beradaptasi dengan lingkungan yang ada. Salah satunya denga teman PPL. Jumlah mahasiswa PPL (teman Joko TIngkir) 22 tersebar dari berbagai prodi yang berbeda. Joko Tingkir hanya kenal dengan dua orang yang merupakan teman satu prodi, yang lainnya belum kenal sama sekali. Untuk mengakrabkan dengan anak-anak PPL, dengan modal gembel tidak sulit bagi Joko Tingkir untuk segera berkenalan denga anak-anak PPL yang lain. Sukses……………dalam satu minggu semuanya berhasil diajak kenalan dan dimintai no HP. Namun dari bebrapa anak-anak PPL ada yang membuat Joko Tingkir kagum. Anak-anak PPL yang lain juga dikagumi karena memiliki kelebihan masing-masing, namun dengan beberapa orang ini ada yang lebih dikagumi oleh Joko Tingkir.

1. Waryanto alias Joko Lelur

Joko Lelur adalah salah satu teman akrab dari Joko Tingkir. Pada awalnya mereka berdua tidak kenal sama sekali. Dengan adanya program PPL ini membat Joko Tingkir bisa berkenalan dengan manusia yang satu ini. Pengagum klub Manchester United, walupun jarang sekali menonton pertandingan sepak bola, bertubuh mungil tapi berpikiran super. Joko Lelur adalah orang yang pendiam, tapi setiap dia bicara penuh makna dan kadang mengundang decak tawa dari para pendengar. Joko Lelur adalah teman terakrab dari Joko Tingkir dikarenakan kos mereka berdekatan dengan sering maen bareng. Banyak sekali ilmu yang diperoleh Joko tingkir dari Joko Lelur salah satunya adalah PS. Keakraban mereka tidak berhenti layaknya PPLyang sudah berhenti. Joko lelur sring membantu Joko Tingkir dalam banyak hal. Khususnya dalam bidang teknologi, yang selama ini Joko Tingkir seorang yang gaptek tapi berubah menjadi agak mengerti teknologi.

2. Ranulin

Kekaguman akan tokoh ini sangatlah besar. Ranulin alias Ulin merupakan teman PPLan JokoTingkir yang berasal dari satu prodi dan satu guru pamong. Sebelum PPL Joko Tingkir jarang sekali mengobrol dengan Ulin. Ulin didalam ruang kuliah termasuk orang-orang pendiam dan tergabung dalam blok barat, sedangkan Joko Tingkir adalah orang yang gembel dan super pendiam sehingga termasuk dalam blok timur. Peristiwa yang selalu mengingatkan Joko Tingkir terhadap Ulin adalah ketika ulin terjatuh dari tangga dan haru menggunakan alat bantu untuk berjalan. Ulin seperti siluman berkaki tiga. Kekaguman Joko Tingkir terhadap ulin semakin menjadi ketika PPL. Ulin apabila disms jarang sekali membalas sms dari Joko Tingkir dengan alasan tidak mempunyai pulsa. Hal ini membuat jengkel dari Joko Tingkir sehingga bersumpah tidak akan sms ulin lagi apabila sudah tidak PPL.  Walaupun sebegitu kesalnya pada ulin, Joko Tingkir sengat senang mengobrol dengan Ulin, disebabkan ulin manusia yang lucu lebih parahnya mendekati gila. Hampir setiap hari di ruang PPL, tingkah laku ulin selalu mengundang tawa dari teman-teman PPL. Banyak kejadian yang luar biasa yang dilakukannya saat PPL, diantaranya menggoda murid sendiri dan lebih parah lagi melakukan akrobatik di depan siswa.

3. Rahmatika alias Romlah

Cewek yang satu ini sangat menarik perhatian dai Joko Tingkir. Gadis yang cantik ini mengingatkan memori Joko Tingkir terhadap salah satu teman ceweknya saat SMA. Joko Tingkir dengan cewek teman SMA sangat akrab sejak SMP. Kedua insan manusia ini saling bertengkar namun tetap menjadi teman yang baik. Kedua perempuaan ini memiliki kesamaan  baik secara fisik maupun pemikiran. Romlah adalah mahasiswa prodi Sosiologi. Pemikiran sosiologi sering berbentrokan dengan pemikiran sejarah. Padah kedua ilmu ini memiliki hubungan yang erat. Begitu juga pemikiran Romlah dan Joko Tingkir sering berbenturan. Namun baggi Joko Tingkir ini menjadi satu keuntungan untuk mengetahui ilmu lain, khususnya sosiologi yang berhubungan dengan masyarakat. Sosiologi dan Sejarah menurut beberapa ahli merupakan saudara, walaupun banyak pertentangan. Hal yang sama terjadi pada Joko Tingkir dengan Romlah.

4. Prima alias Adenoid

Cewek ini sangat cantik juga pintar. Mungkin banyak anak-anak PPL lain yang lebih cantik namun Adenoid mampunyi keunggulan yang mengalahkan segalanya. Bila kita melihat fisiknya kelihatan seperti ibu-ibu atau lebih halusnya nampak sudah dewasa. Namun setelah kita kenal beberapa saat kita akan menemukan  kelucuan dari mukanya yang polos. Adenoid mempunyai pengertian wajah bodoh. Begitu juga wajah yang dimiliki prima. Nampak seperti orang bodoh ketika mengahadapi suatu permasalahan. Dari pembuatan RPP hingga akan ujian mengajar selalu terjadi kepanikan.

5. Anis

Cewek berbadan mungil ini sangat membantu Joko Tingkir dalam kegiatan PPL. Anis mempunyai laptop dan modem. Diwaktu istirahat, Joko Tingkir yang merupakan seorang gembel sering meminjam laptop dan modem anis. Anis juga orang yang berjasa dalam pembuatan Blog, yang hanya bisa dibuat saat PPL. Joko Tingkir, Joko Lelur dan Anis sering pulang bareng. Anis menuju kampus sedangkan Joko Lelur dan Joko Tingkir pulang ke kos masing-masing. Kejadian yang selalu diingat adalah Joko Lelur sering melanggar lampu merah, anis pun juga ikut-ikutan.

6. Juwita

Nama lengkap dari cewek yang satu ini adalah Juwita bahar anak dari penyanyi dangdut Anisa Bahar..husss salah…Kalau Juwita bahar yang itu memiliki body seksi, tapi kalau Juwita yang ini memiliki body tipe kutilang darat. Namun Joko Tingkir sangat berterima kasih dengan Juwita dikarenakan dengan ikhlas hampir setiap pagi selalu menjemput Joko Tingkir. Joko Tingkir adalah manusia yang tidak tau diri, diberikan kebaikan tersebut, membuat Joko Tingkir menginginkan lebih. Setiap istirahat atau jam kosong, Juwita pergi ke kantin sekolah, Joko Tingkir selalu menitip makanan. Baik kalau dikasih uang, Joko Tingkir hanya bermodalkan tampang gembel. Mungkin orang yang sering mendengarkan dongeng dari Joko Tingkir adalah wanita yang satu ini.

Kekaguman tokoh tidak berhenti pada kelima tokoh tersebut. Joko Tingkir mengagumi seluruh teman PPL yang memiliki keunggulan masing-masing. Namun dikarenakan keterbatasan daya ingat beserta keterbatasan uang, maka Joko Tingkir hanya mampu menuliskan lima tokoh tersebut. Selain itu angka lima memiliki nilai filsafah yang sangat tinggi bagi bangsa Indonesia.

Iklan

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

One response »

  1. ranulinw berkata:

    Nino fernandez…. pengharap Puji Rahayu from Klaten,,, apa2an ini??? tulislah tentang aku yang baik2 saja,!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s