Sarana transportasi sangatlah penting guna mendukung mobilitas manusia. Transportasi laut darat, dan udara sangat diperlukan oleh manusia Indonesia. Untuk bergerak dari satu wilayah ke wilayah lain manusia selain menggunakan kendaraan pribadi juga menggunakan jasa transportasi umum, misalnya saja bus antar kota, angkutan desa, kapal feri dan pesawat terbang. Namun sekarang persoalannya adalah, orang Indonesia enggan untuk menggunakan jasa dari sarana transportasi. Dari alasan banyak terjadi kecelakaan, kriminalitas, hingga biaya yang mahal untuk menggunakan jasa transportasi. Tidak sedikit juga orang Indonesia yang masih bertahan menggunakan jasa transportasi umum. Alasan yang masuk akal adalah orang yang menggunakan jasa trasportasi umum tidak memiliki kendaraan pribadi

Moi adalah salah satu mahasiswa yang bertahan menggunakan jasa angkutan umum. Jasa angkutan umum yang sering digunakan adalah bus, yaitu bus super keren (SK). Keluarga Moi adalah keluarga yang kurang mampu, untuk membeli kendaraan bermotor harus menjual sapi dan rumah. Itupun juga belum mampu untuk membeli satu unit sepeda motor. Untungnya saja ayah Moi bukanlah orang yang sibuk. Berkutat dengan dunia pertanian, mambuat ayah Moi jarang menggunakan sepeda motor. Namun minggu ini Moi harus naik bus dikarenakan sepeda motor digunakan ayahnya untuk pergi ke sawah yang sangat jauh.

Sudah hampir 3,5 tahun Moi menggunakan jasa transportasi umun ini. Bus yang sering ditumpangi Moi adalah bus super keren (SK). Bus yang beroperasi dari Yogya hingga Surabaya ini merupakan bus favorit Moi. Moi hanya tinggal duduk manis, membayar uang Rp. 6.500 sudah diantar sampai depan kampus. Sudah banyak cerita suka dan duka yang dilalui Moi dengan bus SK. Dari beberapa kali hampir tabrakan hingga kenalan dengan beberapa penumpang merupakan memori yang masih tersimpan dalam pikiran Moi.

Bus SK adalah bus yang sangat disenagi dan dibenci oleh orang. Disenangi karena bus ini ber-ac dan biasanya tepat waktu. Masalah waktu juga membuat bus ini dibenci oelh orang-orang. Supir bus ogal-ogalan dan sudah berapa puluh atau mungkin berpa ratus kecelakaan yang melibatkan bus SK. Namun alasan supir ugal-ugalan, tidak menyurutkan Moi untuk mengidolai bus SK. Jiwa muda…..

            Memori yang telah terkenang oleh Moi

  1. Harus berdiri dari terminal hingga kampus. Ini sering dialami oleh Moi apabila Moi berangkat ke kampus pada hari senin. Hari senin merupakan hari lebaran bagi supir bus, dikarenakan pada hari senin dijamin mereka akan mendapatkan pemasukan yang sangat banyak. Hari senin juga merupakan hari raya bagi pencopet, dikarenakan peluang mencopet sangat besar. Penumpang yang bedesak-desakan merupakan peluang yang sangat bagus bagi pencopet untuk mejalankan profesinya (penulis tampak sangat berpeengalaman). Kejahatan bisa diuntungkan dengan situasi yang ada. Kapasitas bus yang seharusnya hanya menampung 54 tempat duduk, tiap hari senin diisi hingga 100 penumpang.. superrrrr
  2. Kenalan. Sudah berapa puluh cewek yang berhasil dikenal Moi melalui sarana bus ini. Cewek cantik dan menarik hingga ibu-ibu yang baru pulang dari belanja merupakan target kenalan Moi. Moi biasanya melepas kesuntukan dengan tidur atau kadang mengobrol dengan orang sebangku. Moi pernah berdebat dengan seorang yang mangaku warga Malaysia menengenai agama Islam. Berpedoman pelajaran semasa kuliah, Moi berhasil mengimbangi pengetahuan agama dari lawan bicaranya.
  3. Moi pernah berkenalan dengan seorang seorang ibu-ibu. Pada siang itu, hari jumat Moi pulang kampung. Seperti hari biasanya, Moi naik bus SK. Hari itu kelihatannya bus sedang sepi, Moi berhasil dengan mulu duduk dikursi yang terdiri dari 3 bangku. Moi duduk dibangku itu sendirian sehingga Moi mengantuk. Tiba-tiba setelah bus berhenti disuatu pasar, ada seorang wanita paruh baya duduk disampingnya. Dari tampilan fisik mungkin umurnya sekitar 30 tahun. Wanita itu kemudian mengajak Moi berbincang. Ceritanya sebagai berikut ………………..

Wanita : “dari mana mas?”

Moi : “dari solo mbak, lha mbak dari mana?(Moi sok menanggapi)”

Wanita : “ini baru beli sepeda motor, rumahnya mana?” (pamerrrr)

Moi : “X mbak,lha mbak?

Wanita: “rumah saya Y, masak cowok seganteng kamu rumahnya X”

Moi: “iya mbak” (mengambil Hp dalam tas)

Berselang beberapa waktu kemudian, wanita itu kembali bertanya kepada Moi

Wanita: “usia kamu berapa?”

Moi: “wuah berapa ya mbak, aku kelahiran 85 itu” (jawab Moi berbohong)

Wanita: “itu gak ada seujung jariku”

Moi: “lha emangnya mbak kelahiran tahun berapa”?

Wanita: “coba tebak usiaku berapa?”

Moi kemudian memandangi fisik dari si wanita tadi. Penampilan seksi dibalut dengan bodi yang penuh mengisyaratkan wanita ini termasuk kedalam katagori wanita dewasa. Wanita ini berdandan kayak wanita-wanita yang di telivisi. Wanita ini memakai lipstick berwarna merah tebal dan dengan rambut yang diluruskan. Secara fisik memang tidak terlalu buruk.

Moi: “berapa ya mbak”? Moi berpura-pura tidak tahu,padahal dilihat secara fisik mbak-mbak yang ada disebelahnya kemungkinan besar kelahiran tahun 1975-an

Wanita: “ayo tebak berapa?”

Moi: “mmm tahun 80 ya?”(kelihatan Moi menjawab dengan sangat terpaksa)

Wanita: “salah, ayo berapa?”

Moi: “haduh salah ya mbak, saya nyerah aja deh” (sok imutt)

Wanita: “aku kelahiran tahun 1974, seperti no HP ku xxxxxxxxx74 (tak ada angin tak ada hujan wanita itu menyebutkan no HPnya). “Catat ya”

Apahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh?????????????????????????????????????????????

Moi seolah semakin bingung dengan tingkah laku mbak-mbak atau bisa disebut ibu-ibu yang ada di sebelahnya. Secara umur wanita di sebelahnya seusia ibunya. Namun dikarenakan ibunya bekerja sebagai petani sehingga nampak lebih tua dibanding mbak-mbak tersebut. Moi dengan sangat terpaksa harus mencatat nomernya.

Wanita: “aku cewek mandiri low, anakku satu kelas satu SD. Kapan-kapan mampir aja dirumahku”

Seakan dunia akan kiamat, Moi tidak bisa berbuat apa-apa.

Moi: “iya mbak” (sambil menuynggingkan senyum tampannya)

Wanita: “mau apel?” (sambil menyodorkan buah apel)

Moi: “makasih mbak, saya enggak suka apel” (Moi takut diracun)

Wanita: “kalau salak?” (memasukan apel kemudian mengeluarkan salak)

Moi: “makasih mbak, saya enggak suka salak”(kembali Moi menolak)

Kalau mungkin Moi disuruh memilih buah apel atau salak, mungkin dia lebih memilih buah papaya yang besar pasti lebih memuaskan.

Di dalam satu bus kita bisa berinteraksi dengan berbagai orang yang mempunyai berbagai pemikiran yang berbeda. Moi bisa mendapatkan ilmu atau wawasan tentang dunia yang tidak dia ketahui. Dari cerita tentang seorang nenek penjul burung yang sudah 11 tahun menjadi penumpang langganan bus SK, seorang pekerja ukir kayu dari Jepara, petugas pengantar paket uang, hingga seorang ibu yang secara langsung memamerkan anaknya. Tidak ada sebab apa-apa ibu itu dengan pedenya memamerkan kecantikan dari anaknya. Dari sebuah Bus sendiri, kita akan mendapatkan banyak ilmu dan wawasan asal kita aktif dan tidak hanya tidur.

Pengalaman dapat kita dapat dimana saja, tidak di sekolahan melulu. Di Bus, pasar, hingga tempat sampah kita dapat memperoleh ilmu. Hal itu tergantung bagaimana seseorang aktif mencari ilmu (pengalaman). Kejarlah ilmu walau sampai ke negeri Cina sekalipun. Jangan berhenti mencari ilmu, dari kandungan hingga liang lahat. Walaupun lelah jangan sampai menyerah.

(DP9#)

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s