Perang Dunia II

(1939-1945)

A.    Latar Belakang Terjadinya Perang Dunia II
Perang Dunia II merupakan kelanjutan dari Perang Dunia I (1914-1918). Pecahnya Perang Dunia II disebabkan oleh beberapa hal, sebagai berikut ini:

  1. 1. Sebab Umum

Sebab umum perang dunia II diantaranya:

  • Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa (LBB) dalam menjalankan tugasnya. LBB adalah organisasi perdamaian dunia yang dibuat setelah Perang Dunia I. Adapun tujuan LBB adalah : Menjamin perdamaian, Melenyapkan perang, Diplomasi terbuka,  Menaati hukum internasional.
  • Munculnya politik aliansi (mencari kawan). Perang Dunia II terbagi menjadi 2 pihak yang saling berhadapan, yaitu:

1)     Blok Axis (Fasis) yang terdiri dari Jerman, Jepang dan Italia

2)     Blok Sekutu yang terdiri dari Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Uni Soviet dan lain-lain.

  •  Kekacauan ekonomi akibat Perang Dunia I
  • Munculnya paham ultranasionalisme (nasionalisme yang berlebihan di Negara Fasis seperti Jerman (Adolf Hitler), Jepang (Kaisar Hirohito) dan Italia (Benito Mussolini
  • Perebutan daerah jajahan (politik ekspansionis
  • Revance idea (semangat balas dendam) Jerman yang kalah pada Perang Dunia I

2.     Sebab Khusus

  1. Pada tanggal 1 September 1939, Jerman menyerang Polandia
  2. Pada tanggal 7 Desember 1942, Jepang menyerang Pearl Harbour di Hawai (Amerika Serikat

B.    Jalannya Perang Dunia II
Perang Dunia II terbagi menjadi 3 medan peperangan yaitu medan Eropa, Afrika dan Asia Pasifik. Tahapan perang terbagi menjadi 3, yaitu

1.     Tahap Awal (1939-1942)
Jalannya perang antara tahun (1939-1942) adalah sebagai berikut:

  • Pada tanggal 1 September 1939, Jerman menyerbu Polandia dan dalam waktu singkat berhasil dikuasai.
  •  Pada tahun 1940 Jerman menyerbu dan menduduki Denmark, Norwegia, Belanda, Belgia dan Luksemburg.
  • Pada tanggal 10 Juni Italia menyerbu Perancis. Atas bantuan tentara Jerman maka Perancis berhasil dikalahkan.
  • Tentara jerman menyerbu Afrika di bawah Jenderal Erwin Rommel.
  • Pada tanggal 13 April 1941 Jerman menyerbu Uni Soviet akan tetapi gagal menguasai Uni Soviet
  • Jepang menyerang Pearl Harbour  dipimpin oleh Admiral Chuichi Nagumo dan kemudian menguasai Negara-negara di Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

2.     Tahap Titik Balik (1942)
Tahap titik balik (Turning Point) ditandai dengan kekalahan dari blok Axis dalam beberapa pertempuran, diantaranya:

  • Jepang kalah dalam pertempuran di Laut Karang (7 Mei 1942) melawan Sekutu.
  • Jerman mengalami kekalahan dalam pertempuran di Alexandria (12 November 1942) melawan tentara Inggris yang dipimpin Jenderal Montgomery (Inggris).

3.     Tahap Akhir (1942-1945)
Jalannya perang pada tahun 1942-1945 adalah sebagai berikut:

  • Sekutu di bawah pimpinan Jenderal Eisenhower menangkap Mussolini yang membuat Italia harus menyerah kepada Sekutu pada tanggal 1 Mei 1944.
  • Setelah mengalahkan Jerman, Uni Soviet kemudian balik melakukan serangan terhadap Jerman. Tentara Uni Soviet yang dipimpin Jenderal Zhukov berhasil memasuki wilayah Jerman.
  • Jerman menyerah kepada Sekutu pada tanggal 7 Mei 1945. Dalam pertempuran di Berlin, Hitler bunuh diri, kemudian digantikan oleh Laksamana Doenitz.
  • Setelah mengalami kekalahan di Laut Karang , tentara Jepang semakin terdesak. Tentara Amerika Serikat yang dipimpin oleh Jenderal D. Mac Arthur menguasai kembali wilayah-wilayah di kawasan Asia Tenggara. Pada tanggal 6 Agustus 1945 tentara sekutu menjatuhkan boma atom (Little Boy) di kota Hiroshima dilanjutkan bom atom yang kedua (Fat Man) pada tanggal 9 Agustus 1945 di kota Nagasaki. Akhirnya pada tanggal 14 Agustus jepang menyerah kepada sekutu.

C.    Akhir Perang Dunia II
Setelah Perang Dunia II berakhir dilanjutkan dengan perjanjian perdamaian antara lain sebagai berikut:

1.     Konferensi Postdam
Konfrensi Postdam dilaksanakan tanggal 2 September 1945 antara jerman dengan Sekutu yang dihadiri oleh Harry S. Thruman (AS), Joseph Stalin (Uni Soviet) dan Attlee (Inggris) yang dijuluki The Big Three melahirkan keputusan antara lain:

  1. Jerman dibagi dua wilayah, yakni Jerman Barat (diduduki AS, Inggris dan Perancis) dan Jerman Timur (diduduki Uni Soviet).
  2. Jerman melakukan demiliterisasi
  3. Jerman harus membayar kerugian perang
  4. Penjahat perang harus diadili.

2.     Perjanjian San Fransisco
Perjanjian perdamaian antara Sekutu dengan Jepang melahirkan keputusan antara lain:

  1. Kepulauan Jepang diberikan kepada AS (untuk sementara)
  2. Daerah yang dikuasi Jepang pada Perang Dunia II harus diserahkan kepada pemilik semula
  3. Jepang harus membayar kerugian perang
  4. Penjahat perang harus diaadili

3.     Perjanjian Paris
Perjanjian perdamaian antara Sekutu dengan Italia melahirkan beberapa keputusan, yaitu:

  1. Daerah Italia diperkecil
  2. Semua daerah jajahan di Afrika Utara diambil oleh Inggris
  3. Italia harus membayar kerugian perang
  4. Pejahat perang harus diadili

D.    Akibat Perang Dunia II
Perang Dunia II menimbulkan dampak yang besar di bidang politik, ekonomi maupun sosial.

1.     Bidang Politik

  1. Munculnya Amerika Serikat dan uni Soviet sebagai negara adidaya
  2. Terjadinya perebutan hegemoni antara Amerika serikat dengan Uni Soviet (Perang Dingin)
  3. Munculnya Negara baru, contoh Indonesia, India, Israel dan lain-lain.
  4. Muncul politik pecah belah.

2.     Bidang Ekonomi

  1. Perekonomian dunia mengalami kehancuran
  2. Amerika Serikat dan Uni Sovet menjadi negar donator. Program ekonomi  yang dibuat Amerika Serikat antara lain, Truman Doctrine, Marshall Plan dan Point Four Truman, sedangkan Uni Soviet membentuk Molotov Plan.

3.     Bidang Sosial

  1. Banyak badan-badan sosial untuk menolong korban perang.
  2. Pembentukan Peserikatan Bangsa-bangsa (PBB) pada tanggal 24 Oktober 1945 yang diharapkan dapat menjaga perdamaian dunia.

E.    Perang Dunia II di Asia-Pasifik Serta Pendudakan Militer jepang di Indonesia
Perang Dunia II di kawasan Asia-Pasifik dimulai dengan serangan Jepang ke Peral Harbour. Serangan tersebut ditujukan untuk melemahkan kekuatan Amerika Serikat di kawasan Pasifik sehingga mempermudah Jepang untuk menguasai seluruh kawasan Asia-Pasifik. Salah satu sasaran Jepang adalah Indonesia. Hal ini dikarenakan Indonesia kaya akan sumber daya alam yang dibutuhkan oleh Jepang.

Untuk menghadapai Jepang, tentara Sekutu membentuk komando ABDACOM (American, British, Dutch Command) yaitu gabungan dari pasukan Amerika Serikat, Inggris, Belanda dan Australia yang berpusat di Lembang (dekat kota bandung). Di samping itu juga membentuk Front ABCD yaitu gabungan pasukan Amerika Serikat, Inggris, Cina dan Belanda.

Pada tanggal 24 Januari 1942 Jepang menduduki Tarakan, Balikpapan dan Kendari. Kemudian Samarinda, Banjarmasin dan Palembang berhasil dikuasai oleh Jepang. Berkat penyerbuan tersebut, akhirnya Jepang berhasil merebut Indonesia dari Belanda dengan menandatangani Kapitulasi Kalijati pada tanggal 8 Maret 1945 antara Jenderal Ter Poorten (Belanda) kepada Jenderal Imamura (Jepang).

F.    Pengaruh Kebijakan Pemrintahan Pendudukan Jepang di Indonesia
Kebijakan pemerintah Jepang di Indonesia lebih diarahkan untuk tujuan memenangkan Perang Asia Timur Raya (Asia Pasifik). Beberapa kebijakan Jepang di Indonesia yaitu:

  1. Pembentukan pemerintahan militer

Pemerintahan militer Jepang di Indonesia memiliki 3 pemerintahan militer, yaitu:

  1. Pemerintahan militer angkatan darat tentara ke-25 menguasai Sumatera berpusat di Bukittinggi
  2. Pemerintahan militer angkatan darat tentara ke-16 menguasai Jawa berpusat di Jakarta
  3. Pemerintahan militer angkatan laut tentara ke-2 menguasai Kalimantan berpusat di Makasar
  4. Penanaman sikap kesetiaan

Untuk menanamkan sikap kesetiaan, pemerintah Jepang mengeluarkan kebijakan, yaitu:

  1. Kewajiban melaksanakan upacara Sekrei
  2. Kewajiban merayakan hari lahirnya kaisar Hirohito (Hari Raya Tencosetsu)
  3. Menyebarkan propaganda Jepang, seperti 3A atau Jepang Saudara Tua bangsa Indonesia
  4. Penggunaan bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi maupun pengantar, pengibaran bendera dan menyanyikan lagu indonesis raya.
  5. Pemerasan Sumber Daya Alam (SDA)

Cara Jepang memeras kekayaan bangsa Indonesia antara lain:

  1. Semua harta peninggalan belanda disita
  2. Jepang memonopoli penjualan hasil perkebunan
  3. Jenis peprkebunan yang tidak perlu diganti dengan tanaman bahan makanan
  4. Rakyat dibebeni menanam pohon jarak
  5. Petani wajib menyetorkanhasil panen
  6. Pemerasan Sumber Daya Manusia (SDM)

Pengekploitasian sumberd daya manusia berupa:

  1. Romusha (kerja paksa)
  2. Pembentukan organisasi militer dan semi militer

Bangsa Jepang memanfaatkan para pemuda untuk membantu Jepang dalam peperangan dengan membentuk organisasi militer yaitu:

  • Heiho (Barisan Pembantu Prajurit)
  • PETA (Pembela Tanah Air)

Selain organisasi militer, Jepang juga membentuk organisasi semi militer, yaitu

  • Seinendan (Barisan Pemuda)
  • Kaibodan (Barisan Pembantu Polisi)
  • Fujinkai (Barisan Wanita)
  • Syuisyintai (Barisan Pelopor)
  1. Pembentukan organisasi Politik
    1. Gerakan 3A, dipimpin oleh Mr,Syamsudin. Gerakan 3A adalah Jepang cahaya Asia, jepang pelindung Asia dan Jepang Pemimpin Asia.
    2. Pusat Tenaga Rakyat (Putera) dipimpin oleh empat serangkai  yang terdiri dari Ir. Soekarno, Moh. Hatta, Ki Hajar Dewantara dan K.H Mas Mansur.
    3. Jawa Hokokai (kebaktian Jawa)
  1. 1. Reaksi Bangsa Indonesia terhadap Pemerintahan Pendudukan Jepang

a. Gerakan perlawanan bawah tanah

  • Golongan Amir Syarifudin
  •  Golongan Sutan Syahrir
  •  Golongan Sukarni
  • Golongan Ahmad Soebardjo (Kaigun)
  1. 2. Perlawanan rakyat
  • Perlawanan rakyat di Cot Plieng (Aceh) dipimpin oleh Teuku Abdul Jalil
  •  Perlawanan rakyat di Sukamamah (Jawa Barat) dipimpin oleh  KH. Zainal Mustafa
  • Perlawanan rakyat di Biak dipimpin oleh L. Rumkorem.
  1. 3. Perlawanan PETA
  • Perlawanan PETA di Blitar dipimpin oleh Syudanco Supriyadi
  • Perlawanan PETA di Aceh dipimpin oleh T.Hamid
  • Perlawanan PETA di Cilacap dipimpin oleh Bundanco Kusaeri

 

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

3 responses »

  1. […] https://donipengalaman9.wordpress.com/2013/09/03/768/https://donipengalaman9.wordpress.com/2015/08/05/perang-dingin-cold-war/Gerakan Non Blok (GNB) atau Non Alignment(NAM) merupakan gerakan yang tidak memihak/netral terhadap Blok Barat dan Blok Timur. GNB beridiri ketika dunia sedang dilanda sebuah krisis besar yang disebut Perang Dingin (Cold War) antara Uni Soviet dengan Amerika Serikat. Kedua negara yang keluar dari Perang Dunia II (1939-1945) sebagai pemenang perang mengadakan perebutan pengaruh dunia. Amerika Serikat yang berpaham liberalis harus menghadapi Uni Soviet yang berpaham Komunis. […]

  2. […] menjajah negeri ini adalah bangsa Jepang. Pendudukan Jepang di Indonesia dengan berlangsungnya  Perang Dunia II di kawasan Asia Pasifik, (1941-1945). Jepang berambisi untuk menguasai negara-negara Asia dan […]

  3. […] Perang Dunia II merupakan kelanjutan dari dampak yang dibebabkan oleh Perang DuniaI. Perang ini merupakan salah satu perang terbesar di dunia karena menyeret berbagai negara di belahan dunia. Kalau Perang Dunia I hanya terjadi di kawasan Eropa, Perang Dunia II menyebar rata di seluruh dunia. Perang Dunia II terjadi dikarenakan beberapa sebab. Secara garis besar penyebab PD II dapat dibagi menjadi dua yakni sebab umum dan sebab khusus. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s