RengasdengklokSejak kita masih duduk dibangku sekolah dasar hingga kita duduk di sekolah menengah atas, kita pasti sering mendengar, melihat dan membaca kata tersebut. Ada enggak dari kalian yang belum sekalipun mendengar, melihat dan membaca kata tersebut?????????. Kalau belum, sungguh memalukan kalian sebagai warga Negara Indonesia. Alangkah baiknya kalian di deportasi ke Zimbabwe atau di Ethiopia. Yang sudah tau, super bagi kalian………

Peristiwa Rengasdengklok adalah suatu kejadian di suatu tempat yaitu di Rengasdengklok. Rengasdengklok terletak di Jawa Barat. Ada beberapa peristiwa bersejarah dari Jawa Barat seperti Legenda Gunung Tangkubap Perahu dan ada juga bentuk perjuangan rakyat Bandung yang dikenal dengan peristiwa Bandung Lautan Api. Di Jawa Barat jaman dahulu pernah berdiri sebuah kerjaan besar yaitu Kerajaan Tarumanegara yang oleh orang Cina disebut To-Lo-Mo dengan raja yang terkanal adalah Purnawarman.

Kembali ke Peristiwa Rengasdengklok. Peristiwa ini terjadi pada tanggal 16 Agustus 2605. 2605????????? Berarti itu masa depan donk??

Ya enggak gitu kali, 2605 itumerupakan tahun jepang yang sama dengan 1945 pada penanggalan Masehi. Pada saat itu bangsa Indonesia dijajah oleh Jepang. Kurun waktunya tidak terlalu lama dibandingkan dengan penjajahan Belanda. Zaman pendudukan Jepang di Indonesia dimulai dari tanggal 8 Maret 1942 dengan adanya Perjanjian Kalijati yaitu menyerahnya Belanda kepada Jepang sampai tanggal 17 Agustus 1946 setelah Bung Karno membacakan prokalamsi kemerdekaan Indonesia. berarti bangsa Indonesia merdeka setalah adanya peristiwa Rengasdengklok. Saumpama tidak ada peristiwa Rengasdengklok, kira-kira tanggal berapa ya Indonesia bisa merdeka?????????

Berbicara masalah Regasdengklok kurang afdol kalau tidak membeciarakan peristiwa sebelumnya. Dikarenakan dalam sejarah terdapa unsur kausalitas yaitu sebab-akibat. Apa yang bisa mengakibatkan adanya Perisitwa Rengasdengklok??

Pada tanggal 9 Agustus 1945, Soekarno, Hatta dan Radjiman Wediodiningrat dipanggil ke Dalat, Vietnam Selatan. Tujuannya nggak untuk studi banding yang menghabiskan uang Negara, dan juga nggak untuk tour keliling dunia, melainkan untuk bertemu Marsekal Jenderal Terauci. Terauchi adalah penguasa perang tertinggi Jepang di kawasan Asia Tenggara. Maksud deari jenderal Terauci memanggil tokoh tersebut adalah untuk melantik Bung Karno dan Hatta sebagai ketua dan wakil PPKI atau nama lainnya Dokuritsu Junbi Cosakai. Sedangkan Radjiman menyampaikan hasil dari sidang BPUPKI (Dokuritsu Junbi Cosakai) kepada Jepang. Hasil dari pertemuan tersebut menyatakan bahwa Jepang akan member hadiah kemerdekaan bagi bangsa Indonesia. Rombongan kembali ke tanah air dari Vietnam pada tanggal 14 Agustus. Mereka sudah tidak sabar untuk menyampaikan berita gembira ini.

Perubahan besar terjadi pada saat itu. Kududukan Jepang dalam perang mulai terdesak. Di beberapa front pertempuran jepang mengalami kekalahan. Amerika Serikat dan Sekutunya mengambil kembali wilayan-wilayah yang pernah direbut jepang pada awal Perang Dunia II. Di bawah pimpinan Jenderal Douglas MacArtur menerapkan strategi lompat katak berhasil mengalahkan Jepang dibeberapa wilayah pertempuran. Pada akhirnya Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Jepang. Bukannya di Tokyo melainkan di Hirosmia (tanggal 6) dan Nagasaki (tanggal 9). Fat Man dan  Little Boy (nama bom atom) dijatuhkan ke kedua kota indsutri tersebut. Hal ini membuat Jepang semakin lemah dan pada akhirnya pada tanggal 15 Agustus 1945, Jepang menyerah kepada Amerika Serikat.

Tidak banyak orang yang mendengar berita kekalahan tersebut. Hal ini dikarenakan teknologi Informasi belum secanggih ini. Banyangkan saja jaman dahulu sudah ada Facebook. Pasti berita kekalahan jepang akan segera tersebar ke seluruh dunia. Ada beberapa orang yang mendengar berita kekalahan Jepang dari radio pemancar gelap seperti dari BBC Australia dan Domei kantor berita Jepang. Salah satu tokoh yang mendengarnya adalah Sutan Syahri. Syahir kemudian mendesak Hatta dan Bung Karno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Bung Karno dan Hatta belum yakin kalau jepang sudah menyerah kepada Amerika, sehingga mereka ingin mengecek kebenaran berita tersebut. Selain itu mereka, Bung Karno dan Hatta ingin membicarakannya terlebih dahulu dengan anggota PPKI lainnya.

sukarnoTerjadilah perbedaan pendapat antara golongan muda dengan golongan tua. Golongan muda seperti Syahrir, Sukarni, Chairul Saleh ingin segera Bung Karno dan Hatta memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tidak harus menunggu sidang PPKI. Akan tetapi Bung Karno, Hatta, Achmad Subardjo dan golongan tua lainnya berpikir untuk nanti saja proklamasinya. Masih ada banyak hal yang harus dipersiapkan. Sekarang ataupun besok, Negara Indonesia akan merdeka. Hal ini sesuai yang sudah disepakati sebelumnya dengan pihak Jepang. Selain waktu proklamasi, masalah lainnya adalah tatacara proklamasi. Golongan tua mengatakan kemerdekaan harus melalui sidang PPKI, akan tetapi golongan muda menghendaki merdeka tanpa melalui PPKI. Menurut para pemuda, kalau kemerdekaan melalui PPKI berarti kemerdekaan Indonesia adalah hanya sekedar hadiah dari Jepang. Namun golongan tua berpikir lain, karena tidak semua anggota PPKI merupakan hasil tunjukan jepang.

Perbedaan inilah yang menjadi latarbelakang dari peristiwa Rengasdengklok. Tanggapan yang dingin dari golongan tua membuat golongan muda segera mengambil sikap. Golongan muda kemudian mengadakan rapat di salahsatu ruangan Lembaga Bakteriologi di Penggangsaan Timur, Jakarta. rapat dimulai pukul 20.30 waktu jaman Jepang. Ketua rapat adalah Chairul Saleh. Tokoh lain yang datang diantaranya Djohar Nur, Kusnandar, Subianto, Wikana dsb. Hasil rapat menunjukan bahwa semangat golongan muda terhadap kemerdekaan yang sangat tinggi. Kemerdekaan Indonesia yang menentukan adalah rakyat Indonesia sendiri bukanlah dari pihak Jepang.

Pada pukul 22.30, Keputusan rapat tersebut disampaikan Wikana dan Darwis kepada Sukarno. Wikana agak bersikap keras kepada Bung Karno dan meminta proklamasi diucapkan besok pagi. Bung Karno menjadi marah dan melontarkan kata-kata kurang lebihnya seperti ini: “inilah leherku, saudara boleh membunuh saya sekarang juga. Saya tidak bisa melepaskan yanggungjawab saya sebagai ketua PPKI. Karena itu saya tanyakan kepada wakil PPKI besok”. Desakan para Wikana dan Darwinpun gagal. Akan tetapi golongan muda tidak menyerah begitu saja. Pada pukul 00.30 waktu Jawa jaman Jepang diadakan rapat di Asrama Beperpi Jl Cikini no 71, Jakarta. rapat tersebut dihadiri oleh para pemuda yang mengadakan rapat di ruang Bakteriologi. Keputusan dari rapat tersebut adalah menyingkirkan Bung Karno dan Hatta ke luar kota dengan tujuan menjauhkan tokoh tersebut dari pengaruh Jepang.

Rencana penyingkiran Bung Karno dan Hatta dipimpin oleh Shodanco Singgih. Pada tanggal 16 Agustus 1945, pukul 04.30 waktu Jawa jaman Jepang, Bung Karno dengan Ibu Fatwati berserta Guntur dan Bung Hatta dibawa keluar kota menuju ke Rengasdengklok.  Rengasdengklok menjadi kota yang beruntung mendapatkan kesempatan sebagai tempat pengamanan Bung Karno dan Hatta. Rengasdengklok menjadi tempat yang strategis untuk mengamankan kedua tokoh tersebut. Di Rengasdengklok kedua tokoh tersebut dirayu agar mau segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

RengasdengklokPemilihan tempat rengasdengklok sebagai tempat pengamanan Bung Karno dan Hatta didasarkan perhitungan militer. Antara anggota PETA Daidan Purwakarta dan Daidan Jakarta terdapat hubungan erat sejak mereka mengadakan latihan bersama. secara geografis, Rengasdengklok letaknya terpencil namun tidak terlalu jauh dari Jakarta. letak yang jauh dari jalan raya merupakan faktor plus dari Rengasdengklok. Dengan demikian akan dapat dilakukan diteksi dengan mudah terhadap gerakan tentara Jepang yang hendak menyerbu ke Rengasdengklok, baik yang datang dari arah Jakarta maupun dari arah Bandung.

Rayuan para pemuda kepada Bung Karno untuk segera memproklamasikan kemerdekaan mengalami kendala. Bung Karno dengan tegas menolak permintaan tersebut. Sikap teguh dari Bung Karno dan Hatta itu antara lain karena mereka belum percaya akan berita secara resmi kekalahan Jepang. Selain itu Bung Karno juga meyakini bahwa cepat atau lambat bangsa Indonesia akan segera merdeka. Baik itu melalui PPKI ataupun tidak, Indonesia akan merdeka. Bung Karno berpendapat bahwa kemerdekaan tanpa persiapan yang matang malah akan mengorbankan banyak rakyat Indonesia, dikarenakan saat itu Jepang masih kuat.

Di tempat lain, yakni di Jakarta Achmad Soebardjo sibuk mencari kebenaran tentang kekalahan Jepang kepada Sekutu. Achmad Soebarjo juga dikagetkan dengan hilangnya Bung Karno. Langkah yang ditempuh kemudian menemui golongan muda, dan disaat itu kemudian kedua belah pihak sepakat bahwa proklamasikan akan dilaksanakan besok hari paling lambat pukul 10.00. Setelah terjadi kesepakatan kemudian Bung Karno dan rombongan dikembalikan ke Jakarta.

Peristiwa Rengasdengklok mengajarkan banyak hal kepada kita mengenai suatu keteladanan. Antara orang tua dengan anak biasanya terjadi perbedaan pendapat. Namun semua permasalahan tersebut pasti ada jalan keluar yang baik daripada yang baik. oleh karena itu mengenai perbedaan bukan masalah yang tidak dapat dijembati jurang pemisah antara pola pikir anak muda dengan pola pikir orangtua.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

One response »

  1. […] Rengasdengklok adalah salah satu kota yang letaknya tidak terlalu jauh dari Jakarta. Letk Rengasdengklok agak terpencil sehingga akan dapat dideteksi dengan mudah kedatangan tentara Jepang. Rengasdengklok merupakan daerah yang sudah dikuasi oleh tentara Peta yang dipimpin oleh Chudanco Subeno. Rakyat di daerah Rengasdengklok anti terhadap Belanda. Penculikan Bung Karno dan Bung Hatta dipimpin oleh Chudanco Singgih. Di Rengasdengklok, kedua tokoh tersebut dipaksa oleh kaum muda untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Latar belakang peristiwa ini yang kemudian hari nanti terkenal dengan peristiwa Rengasdengklok adalah waktu dan cara melakukan proklamasi. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s