dari berburu hewan hingga berburu tahta kerajaan

manusia purbaIndonesia adalah Negara yang memiliki lika-liku kehidupan yang sangat panjang. Penuh romantika dan problemantika dalam meniti kehidupan. Berbagai kejayaan hingga keterpurukan pernah menjadi warna dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dari awalnya hanya gerombolan manusia purba yang hidup tergantung dari alam, hingga menjadi orang-orang modern yang terpengaruh oleh budaya Hindu-Budha dan Islam. Kejayaan pernah direngkuh semasa Indonesia masing dalam bentuk kepingan-kepingan kerajaan. Dari berbagai sumber, banyak kerajaan yang berpengaruh tidak hanya di lingkungan tanah nusantara melainkan juga perdagangan dengan orang-orang asing. Bangsa-bangsa barat mulai berbeondong-bondong datang ke Indonesia. Pada awalnya niat mereka hanya sekedar berdagang, namun pada akhirnya mereka berhasrat memiliki. Kedatangan bangsa penjajah tersebut kemudian merampas kekayaan kita. Kita menjadi babu di tanah sendiri. Kemudian para pejuang berhasil mengusir penjajah dengan pengorbanan yang tidak terhingga. Guna mengetahui bagaimana sejarah Indonesia, berikut ini sekilas ulasan mengenai Sejarah Indonesia.

Sejarah Indonesia yang diajarkan di sekolah biasanya diawali dengan zaman pra-aksara. Pra-aksara atau nirleka adalah zaman ketika manusia Indonesia belum mengenal tulisan. Berdasarkan peninggalan arkeologis, zaman pra-aksara di Indonesia dibagi menjadi dua yaitu zaman batu dan zaman logam. Zaman batu merupakan zaman dimana alat-alat yang digunakan oleh manusia purba saat itu terbuat dari batu. Berdasarkan teknologi pembuatan alat dari batu, maka zaman batu dibagi menjadi Zaman Batu Tua (Paeolitikum), Batu Tengah (Mesolitikum) Batu Muda (Neolitikum) dan Batu Besar (Megalitikum).

Pada zaman batu kehidupan masyarakat Indonesia masih sangat sederhana. Mereka hanya berburu dan meramu. Sebagian besar tergantung pada alam dengan cara hidup berpindah (nomaden). Alat yang digunakan masih sangat sederhana yaitu menggunakan batu. Kebanyakan manusia purba ditemukan di lembah sungai. Seperti contoh Pithecanthropus ditemukan di lembah bengawan Solo. Pada masa ini nenek moyang bangsa Indonesia sudah mengenal system kepercayaan. System kepercayaan yang dikenal nenek moyang pada masa awal ini antara lain Animisme, Dinamisme, Totemisme, dan Shakanisme. Animisme percaya pada roh nenek moyang, dinamisme percaya pada benda-benda yang dianggap sakti, Totemisme percaya terhadap kesaktian dari binatang dan Shakanisme percaya pada kemampuan para dukun.

Zaman logam berarti alat-alat yang digunakan pada saat itu terbuat dari logam. Ada dua teknik pembuatan logam yaitu Bivolve dan Cire Perdue. Bivolve adalah teknik pembuatan logam dari cetakan batu sedangkan cire perdue adalah pembuatan logam dengan cara cetakan lilin. Kebudayaan logam ini diperkirakan bukan asli dari Indonesia melainkan berasal dari daerah lain di kawasan Asia Tenggara khususnya kebudayaan Dongson. Alat-alat yang dibuat dari logam antara lain mata penah, mata tombak, kapak perunggu, nekara, moko, manic-manik dll. Peninggalan tersebut dipergunakan untuk acara rituat, perhiasan maupun alat tukar.

Banyak manusia purba yang ditemukan di Indonesia antara lain Pithecanthropus Erectus di Trinil, Meganthropus Paleojavanicus di Sangiran dsb. Mengenai asal-usul nenek moyang bangsa Indonesia masih mengalami perdebatan. Selama ini yang digunakan adalah teori bahwa nenek moyang bangsa Indonesia berasal dari Yunan Cina Selatan yang dikenal sebagai bangsa Melayu (masih perlu diperdebatkan lebih lanjut). Penyebaran nenek moyang ini diperkirakan melalui dua gelombang yaitu gelombang pertama sekitar 2000 SM yaitu bangsa Melayu Tua (Deutro Melayu) dan gelombang kedua sekitar 500 SM yaitu bangsa Melayu Muda (Proto Melayu).

Setelah ditemukan tulisan pada Prasasti Yupa sekitar abad ke + 4 di Kutai menandakan bahwa Indonesia sudah memasuki zaman aksara. Yupa adalah sebuat tugu batu untuk melakukan perayaan suatu hal yang kemudian diberikan tulisan mengenai peristiwa yang terjadi. Prasasti Yupa merupakan peninggalan dari Kerajaan Kutai, yang merupakan kerajaan pertama di Indonesia. Prasasti Yupa juga mengisyaratkan bahwa sudah terjadi kontak dengan kebudayaan asing. Dalam hal ini adalah India yang dibuktikan dengan huruf dan bahasa yang digunakan berasal dari India (huruf Pallawa dan bahasa sansekerta).

Banyak teori yang membahas mengenai masuknya agama hindu-budha ke Indonesia. Teori Brahmana, Ksatriya, Waisya, Sudra hingga Arus Balik memiliki hipotesa masing-masing. Pada intinya masuknya pengaruh India ini selain mengantarkan Indonesia keluar dari zaman pra-aksara juga terdapat berbagai perubahan social di berbagai bidang kehidupan. Bidang politik, ekonomi, social, budaya hingga agama terasa dipengaruhi oleh budaya Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa bangsa Indonesia terbuka untuk kebudayaan asing, akan tetapi tanpa kehilangan jatidiri keindonesiaannya. Pada bidang politik sangat jelas, yaitu adanya perubahan bentuk system pemerintahan yang awalnya hanya kesukuan menjadi bentuk kerajaan.

Stupa_BorobudurSeperti yang telah dijelaskan di atas bahwa kerajaan pertama di Indonesia adalah Kerajaan Kutai kemudian disusul dengan berbagai kerajaan lain yang bercorak Hindu dan Budha. Berbagai kerajaan yang bercorak Hindu di Indonesia antara lain Kerajaan Kutai, Tarumanegara, Kalingga (Holing), Mataram Kuno (Dinasti Sanjaya), Medang Kamulan, Kediri, Singasari, Pajajaran, Kerajaan Majapahit dan kerajaan kecil lainnya. Sedangkan kerajaan yang bercorak agama Budha diantaranya adalah Kerajaan Sriwijaya, Mataram Kuno (Dinasti Sailendra) dan beberapa kerajaan kecil lainnya. Pada masa kerajaan inilah banyak sekali kontak perdangan dengan pedagang asing. Pedagang asing banyak yang singgah di pelabuhan-pelabuhan yang dikuasi oleh kerajaan-kerajaan tersebut. Salah satunya adalah kerajaan Sriwijaya yang terkenal sebagai kerajaan maritim dengan kekuatan laut yang sangat kuat. Kerajaan terbesar yang pernah ada di Indonesia adalah Kerajaan Majapahit. Kerajaan Majapahit diperkirakan berpusat di daerah Mojokerto Jawa Timur. Pada masa pemerintahan raja Hayam Wuruk dengan maha patih Gajah Mada, diperkirakan Majapahit berhasil menyatukan nusantara.

Pada akhirnya satu demi satu kerajaan tersebut mengalami keruntuhan. Runtuhnya suatu kerajaan bisa disebabkan oleh tidak adanya pengganti yang sepadan dari raja sebelumnya, perebutan tahta oleh anak-anak raja, hingga mendapat serangan dari kerajaan lain. Banyak peninggalan dari masa kerajaan Hindu-Budha di Indonesia, peninggalan bisa berupa candi, makam raja, istana, hingga karya kesusastraan. Banyak pujangga yang menghasilan berbagai karya sastra baik itu berbentuk tembang hingga ramalam. Ramalan yang terkenal dibuat oleh Jayabaya dari kerajaan Kediri. Karya sastra termasyur yang ada di Indonesia pada masa Hindu-Budha adalah kita Sutosoma yang dikarang oleh Mpu Tantular dikarenakan somboyan Negara kita diambil dari isi kitab tersebut, bhineka tunggal ika.

Masa kerajaan Hindu-Budha berakhir, muncullah kerajaan-kerajaan bernafaskan islam di Indonesia. Ada beberapa teori tentang masuknya agama islam di Indonesia yaitu ada Teori Gujarat (India), Persia dan Teori Arab. Saluran masuknya islam ke Indonesiapun melalui berbagai saluran antara lain perdangan, pendidikan, perkawinan, dakwah, kesenian dan tassawuf. Islam dapat dengan mudah berkembang pesat di Indonesia hal ini dikarenakan oleh banyak factor antara lain penyebaran islam dilakukan dengan damai, upacara islam lebih sederhana, islam tidak mengenal kasta, dan islam disebarkan dengan melakukan pendekatan kebudayaan.

Masjid_demakBerbagai kerajaan yang bercorak Islam di Indonesia antara lain Kerajaan Perlak, Samudera Pasai, Aceh, Demak, Banten, Mataram Islam, Gowa-Tallo, Ternate, Tidore dan beberapa kerajaan kecil lainnya. Terdapat perbedaan pendapat antara para sejarawan mengenai kerajaan islam pertama di Indonesia, ada yang menyatakan bahwa kerajaan perlaklah kerajaan pertama hal ini sesuai dengan catatan perjalanan Marcopolo, tapi juga ada yang menyatakan bahwa kerajaan pertama adalah kerajaan Samudera Pasai. Segala perbedaan tersebut adalah suatu hal yang wajar, dikarenakan inilah sejarah yang mempelajari masa lalu dimana manusia hanya bisa mengira-ngira dari sumber yang ada. Sejarah yang benar adalah sejarah saat ini.

 

Iklan

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s