Be A HERO Student

om on by herlianaHari minggu adalah hari menyenangkan bagi semua orang, khususnya bagi orang yang berkecimpung dalam pergulatan dunia pendidikan. Minggu adalah hari libur setelah sepekan menjalankan rutinitas mencerdaskan kehidupan umat manusia. Biasanya hari minggu seperti ini digunakan oleh Om On untuk beristirahat di rumah, saatnya bertapa mengembalikan kekuatan yang terkuras selama enam hari. Akan tetapi terkadang hari minggu juga digunakan untuk hal yang lain, semisal mengikuti pengajian. Begitulah sibuknya seorang gembel tersebut. Pada minggu ini dia mengikuti sebuah seminar yang diadakan oleh suatu bimbel dari judulnya yaitu be a hero student sangat menarik. Meluangkan waktu sejenak guna menambah wawasan tentang dunia pendidikan merupakan suatu kewajiban.

Pada seminar tersebut diuraikan bagaimana kiat sukses seorang siswa. Siswa atau anak didik mengalami gonjangan yang hebat akibat adanya Kurikulum 2013. Banyak siswa yang curhat mereka sangat setres dikarenakan harus mencari materi sendiri, gurunya hanya tinggal perintah dan mengawasi. Banyak siswa yang tidak tahan dengan kurikulum baru tapi lama ini, mereka menghendaki kembali ke masa lalu, yaitu menggunakan kurikulum tingkat satuan pendidikan. Mereka tidak tahu apa yang diinginkan dari kurikulum 2013. Sebagian orang hanya berprasangka buruk terhadap kurikulum yang satu ini. Mereka kurang mengkaji bagaimana hebat kurikulum ini untuk masa depan yakni membentuk siswa yang agar memiliki kemampuan hidup sebagai warga negara yang beriman, produktif, afektif, kreatif, dan inovatif, serta mampu berkontribusi pada kehidupan bermasyarakat, berbangsa, bernegara, dan peradaban dunia.

Kita kembali kemaksud dari be Hero student. Cara apa yang bisa ditempuh oleh siswa untuk menjadi hebat???

Hope, itu yang pertama. Hope adalah sebuah motivasi positih untuk meraih visi. Dimana ada keinginan disana pasti ada jalan, kira-kira seperti itulah hope. Seorang siswa harus memiliki niat yang baik dalam proses belajar mengajar. Mulai sedikit merubah mindset yang diciptakan selama ini, berpendidikan hanya untuk mengejar motif ekonomi yaitu untuk mendapatkan pekerjaan yang bergaji besar dikemudian hari. Kita tidak bisa menampik hal tersebut, namun alangkah baiknya niat belajar adalah mencari ilmu yang baik untuk mampu mendewasakan diri. Peranan motivasi sangat penting dalam kehidupan, tidak terkecuali dunia pendidikan.

Motivasi bisa berasal dari internal peserta didik dan ada juga berasal dari eksternal. Motivasi lebih berpengaruh dibandingkan dengan kecerdasan intelektual. Orang yang biasa saja dalam kecerdasa namun mempunyai keinginan hebat, pasti dia akan bisa mewujudkannya. Harus bisa memupuk semangat dalam diri sendiri dikarenakan melakukan perkataan sendiri lebih sulit dibandingkan dengan menasehati orang lain. Motivasi juga bisa diperoleh dari orang lain, semisal orang tua. Orang tua terkadang acuh terhadap proses belajar siswa. Mereka hanya berpikir bekerja untuk mendapatkan uang yang nantinya berguna untuk menyekolahkan anak. Kita rasa bahwa anak tidak hanya membutuhkan uang semata, melainkan kasih sayang dan perhatian orang tua menjadi sangat penting.

Seorang siswa harus memiliki target hidup, cita-cita ataupun visi ke depan. Jangan hanya menjadi manusia yang stagnan harus selalu ada pembaharuan dalam hidup. Cita-cita inilah yang nantinya membuat siswa selalu bersemangat untuk mewujudkannya. Selama manusia masih mau berusaha dan berdoa, Tuhan pasti memberikan jalan untuk umat manusia meraih apa yang mereka inginkan. Ketakutan akan gagal hendaknya mulai diredupkan diganti dengan semangat untuk membuat mimpi menjadi nyata. Kuncinya adalah kerja keras dan pantang menyarah. Hal inilah yang diperlukan oleh siswa. Kita seharusnya tidak takut gagal, karena kita lebih siap untuk berhasil.

Kedua adalah Efficacy. Efficacy adalah suatu keyakinan seseorang kemampuan dirinya akan berhasil. Kata kuncinya adalah percaya diri untuk sukses. Terkadang kita lupa dengan potensi kita sendiri dan mendewakan potensi orang lain. Potensi kita terkubur oleh pesimisme yang kita ciptakan sendiri dalam alam pikiran kita. Berpikir yang sulit padahal hidup itu mudah, yang mempersulit adalah pikiran kita sendiri. menjadi hebat butuh suatu keyakinan dari kita sendiri. kita harus yakin mereka saja bisa kenapa kita tidak. Kita di bumi yang sama, kita melakukan hal yang sama, kalau saat ini kita belum berhasil tunggu waktu yang tepat karena Tuhan akan memberikan apa yang kita butuhkan.

Percaya diri adalah momok yang menakutkan bagi anak-anak yang mengalami tekanan, khususnya tekanan ekonomi. Siswa dari keluarga yang berasal dari ekonomi rendah akan merasa rendah diri menghadapi teman sebaya yang berasal dari ekonomi memadai. Sejarah telah menceritakan kepada kita kisah sukses orang-orang yang miskin secara harta nan kaya oleh ilmu pada akhirnya mereka menjadi orang-orang yang sukses dikarenakan kerja keras dan rasa percaya diri bahwa mereka akan sukses dikemudian hari. Siapa yang menanam kebaikan pada akhirnya akan menuainya kebaikan pula. Bergaullah dengan orang-orang hebat, maka akan membuatmu hebat pula.

Resiliency merupakan kiat ketiga dalam memperoleh sukses sebagai seorang siswa. Resiliency adalah suatu kemampuan untuk bertahan dan bangkit kembali dalam menghadapi kesulitan maupun tantangan hingga sukses meraih visi. Kadang banyak orang yang langsung menyerah setelah mengalami kegagalan. Mereka tidak sekuat karang di lautan yang setiap hari dihempas ombak. Mereka adalah orang-oang yang berhati kecil dan mereka kurang dekat dengan Tuhan. Mereka tidak sadar, untuk mendapatkan suatu yang hebat membutuhkan cara yang hebat pula untuk meraihnya. Jangan pernah takut gagal.

Mencoba berulangkali hingga berhasil. Hari ini mungkin saat ujian siswa mendapatkan nilai nol atau dibawan KKM. Siswa jangan sampai rendah diri dan harus memiliki kemamuan untuk bangkit. Orang hebat adalah orang yang setelah gagal kemudian galau dan tidak menunggu waktu lama untuk segera move on. Belajar lebih giat dan tekun membaca dan tidak lupa berdiskusi dengan orang lain merupakan salah satu cara guna memperbaiki diri. Pada intinya jangan pernah takut gagal. Berlian itu indah butuh tempaan yang keras. Menjadi sukses juga butuh waktu dan kerja keras. Kalau gagal segera bangkit, perbaiki kekurangan kita. Mencoba mengaca dari masa lalu, apa yang kurang dari kita.

Terakhir adalah optimis. Optimisme yang tinggi mungkin akan menimbulkan kekecewaan yang besar kalau mengalami kegagalan. Akan tetapi selama punya harapan hendaknya kita selalu opimis segala hal mungkin beisa terwujudkan dengan berusaha dan berdoa. Tuhan tidak akan mengubah nasib umat manusia selama dia hanya berdiam diri. Optimisme harus ditanamkan pada diri sendiri bahwa dia harus bias mewujudkan apa yang mereka inginkan. Itu tidak menunggu meraka hebat, melainkan cukup mencoba dan gagal kemudian mencoba lagi mungkin bias gagal lagi dan pada akhirnya akan berhasil. Jadilah siswa yang tahan banting, harus seskuat matahari yang menyinari bumi.

Dengan bermodalkan beberapa hal di atas, menjadi siswa yang hebat akan dapat diraih, entah itu hari ini atau dimasa depan nanti. Jangan sampai berputus asa dalam meriah apa yang diinginkan. Mencoba sampai Tuhan berbelas kasihan kepada kita dan pada akhirnya mewujudkan apa yang kita inginkan. Hebat bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan selama masih ada keyakinan dan usaha untuk mewujudkannya.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s