munyukBeberapa tahun ini di bumi ibu pertiwi sedang terjadi pergolakan yang sangat luar biasa. Penghuni tanah yang subur, saat ini bagaikan buih di lautan terombang-ambing akan zaman. Seoalah mereka kehilangan jati diri dari ciri khas mereka, atau memang inilah karakter yang sebenarnya dari negara para begundal. Budaya malu, sopan santun, saling menghargai perbedaan, semangat gotong royong dan semua sikap baik seolah luntur dari negeri ini. Para begundal berbuat sesuka hatinya, agama hanya sebagai baju raga, hati penuh dengan dusta.

Kelakuan rakyat sebanding dengan para pejabat. Pejabat mengajarkan kepada rakyat untuk saling menipu, tidak menghargai perbedaan, memunculkan sikap permusuhan, hingga saling balas dendam. Ataukah ini memang karekter negara begudal yang sudah lama terjajah dan bingung setelah merdeka. DPR saja ada DPR tandingan, mungkin nanti juga ada rakyat tandingan pula. Kalau presiden tandingan???? Itu juga sudah ada dan bukan hal yang baru di negeri para begundal, meski tak terlihat nyata namun terasa. Itulah presiden tandingan. Bahkan hingga para pemuda di negeri begundal tega dengan membuat pacar tandingan, yang merupakan puncak keserakahan seseorang. Kenapa sudah punya satu wanita yang mencintai, dengan tega memberikan hati kewanita lain. Entahlah mau jadi apa negeri ini

pacar tandinganTapi ya nggak masalah sih cari pacar tandingan, biar kita memiliki banyak referensi tentang wanita karena dia itu maklhuk yang misterius. Carilah pacar tandingan yang lebih baik dari pacar yang kita miliki, tapi jangan sampai pacar yang satunya digantungin ya, kasihannn. Lebih baik dilepaskan atau bisa diberikan kepada temanmu yang masih sendirian. Memang hidup seperti itu, hidup harus memilih karena jodoh tidak mungkin tertukar. Pada awalnya tahap koleksi, seleksi kemudian baru resepsi. Jangan seperti para pejabat itu, baru jadi pejabat beberapa hari saja sudah memeras uang rakyat.

Pejabat yang korup atau lebih baik bukan disebut pejabat namun penjahat itu benar-benar menciderai perasaan rakyat yang memilihnya. Penjahat yang obral janji saat pemilu, penjahat yang memberikan oase palsu di tengah musim kemarau panjang. Sekarang rakyak hingga pesimis untuk berharap, rakyat menjadi takut bermimpi untuk mendapatkan pemimpin yang amanah yang mengantarkan negeri begundal menjadi negara yang aman dan sejahtera. Tidak banyak tuntutan dari rakyat begundal kepada pemerintah, mudah mencukupi sandang-pangan sudah cukup dan mereka tak akan berteriak-teriak menuntut pemerintah untuk turun pangkat.

Pemilu yang merupakan sebuah proses demokrasi untuk memilih pemimpin sudah berganti. Bagi-bagi kekuasaan itulah realita saat ini. Gedung dewan perwakilan rakyat menjadi sarang untuk mewujukan berbagai kepentingan, sedikit yang kepentingan itu untuk rakyat melainkan hanya kepentingan sekelompok orang yang sama-sama patah hati. Seharusnya ada revisi nama anggota DPR tersebut, bukanlah wakil rakyat tapi abdi rakyat. Selama ini, wakil rakyat menjadi pembenaran kalau-kalau mereka berbuat sesuatu kejahatan. Dari renovasi gedung, kendaran yang mewah, rumah mewah, berbagai tunjangan yang membuat mereka bergelimang harta. Itulah peranan para wakil rakyat, hanya mewakili yang senang-senang saja, sedangkan rakyat yang diwakili hidup menderita.

Kalau begitu stop pacar tandingan, kasihan nanti akan ada hati yang tersakiti. Lebih baik hidup sederhana dengan bersikap jujur, dikarenakan kejujuran membawa kedamaian. Kalau memang sudah tidak cinta pada wanitamu bilang saja, bisa secara langsung maupun tidak langsung. Misalnya mengirim berita putus melalui sms biar nanti kamu tidak melihatnya menangis. Tapi kalau kamu memang benar-benar berjiwa begundal putuskanlah di depan matanya, biar dia mendapatkan informasi secara langsung agar tidak salah tafsir. Namun benarkan dia menangis??? Jawabnya entahlah…

Iklan

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

3 responses »

  1. […] Itu pertanyaan yang ku berikan kepada perempuan yang dari tadi memegangi hpnya. Ia hanya tersipu malu Yanindra. Ia nggak mau menjawab pertanyaanku, ia masih focus dengan hpnya. Kemungkinan besar ia berpikir mau apa tidak, atau jangan-jangan ia sudah punya pacar. Perempuan secantik itu kemungkinan kecil kalau belum punya pacar. Sekarang anak sd saja sudah punya pacar. […]

  2. […] masih kecil dulu. Anak-anak sekarang sudah mulai terkikis rasa malunya. Anak SD saja sudah mulai pacaran, dan tontonan film orang dewasa sudah menjadi jatah mereka. Butuh revolusi mental untuk memperbaiki […]

  3. […] saja kalau lelaki itu marah kepadaku, Yanindra. Lha wong lelaki itu kalau nggak salah pacar dari mbak-mbak yang tadi……… […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s