transmigranTransmigrasi adalah perpindahan penduduk dari satu pulau ke pulau lain. Transmigrasi merupakan perpindahan dari suatu pulau yang berpenduduk padat ke pulau yang berpenduduk jarang. Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau yang persebaran penduduknya tidak merata, ada pulau yang sangat padat penduduknya hingga ada pulau yang belum dihuni oleh manusia. Dengan karunia Tuhan yang begitu besar bagi bangsa Indonesia, seharusnya kita selalu menghaturkan rasa syukur dengan berbuat baik kepada sesama dan taat beribadah dengan menjalankan segala perintah dan menjauhi segala laranganNya.

persebaran pendudukPersebaran penduduk yang tidak merata ini disebabkan oleh berbagai penyebab. Jawa merupakan pulau dengan jumlah penduduk paling banyak di Indonesia. Beberapa hal menjadi daya tarik dari Pulau Jawa diantaranya banyaknya fasilitas kehidupan yang dibangun di Jawa, kemudahan transportasi dan komunikasi antar daerah, banyaknya lapangan pekerjaan, sebagai pusa pemerintahan, dan tanah di Jawa subur. Selain itu pertumbuhan penduduk Jawa sendiri yang besar dengan adanya anggapan bahwa banyak anak banyak rezeki. Hal itulah merupakan salah satu hal yang mempengaruhi ledakan penduduk di Jawa.

Ledakan penduduk akan memunculkan berbagai problem kehidupan antara lain kemiskinan dan tindakan kriminalitas. Pemerintah mengupayakan untuk memeratakan penduduk di Indonesia. Pemerataan penduduk merupakan modal pembangunan nasional. Program transmigrasi pernah dilakukan oleh pemerintah Kolonial Belanda dengan tujuan memenuhi kebutuhan tenaga kerja di luar Jawa. Banyak orang-orang dari Jawa yang dikirim keluar Pulau Jawa, semisal ke Kalimantan dan Sumatera bahkan ada yang dikirim ke luar negeri salah satunya ke Suriname.

kasimoPada masa awal kemerdekaan dengan inflasi yang tinggi akibat kas negara kosong, pemerintah juga melakukan transmigrasi penduduk Jawa menuju beberapa wilayah luar Jawa salah satunya Sumatera. Kebijakan yang terkenal yaitu Plan Kasimo, para penduduk dari Jawa dikirim ke Sumatera untuk membuka lahan kosong dan menanaminya sebagai perkebunan. Orde Baru malah melakukan transmigrasi besar-besaran dari Jawa. Banyak penduduk Jawa dikirim keluar Jawa kemudian diberikan lahan untuk dikerjakan. Pemerataan penduduk yang baik, maka bangsa Indonesia akan kuat, selama toleransi antar kelompok masyarakat terjalin dengan baik. Namun adakalanya terjadi kesenjangan ekonomi antara penduduk pribumi dengan pendatang, dan pada akhirnya akan menimbulkan konflik di masyarakat.

Beberapa penyebab diadakannya transmigrasi diantaranya adanya bencana alam. Jawa merupakan salah satu Pulau yang sering terkendala dengan adanya bencana alam, salah satunya gunung meletus. Banyak gunung berapi di Jawa yang masih aktif dan sewaktu-waktu meletus. Gunung Merapi, Semeru, hingga Bromo siap mengeluarkan isi bumi yang panas secara tiba-tiba. Namun letusan gunung berapi tidak melulu menimbulkan dampak negatif. Kita bisa memahami kenapa orang-orang di lereng Merapi enggan dipindahkan ke tempat yang lain. Letusan gunung merapi akan membawa material yang mampu menyuburkan tanah, selain itu juga membawa material tambang yang bernilai komersial.

Penyebab lainnya adalah lahan di Pulau Jawa semakin sempit.

Penduduk total di Indonesia menurut sensus penduduk tahun 2010 mencapai 237.641,326 jiwa. Dengan luas wilayah 1.904.569 km2. Dengan penduduk sejumlah tersebut Indonesia menduduki peringkat ke-4 setelah Cina, India dan Amerika Serikat. Jawa luas wilayahnya hanya 120.297,84 km2 sedangkan penduduk Jawa 118.441.720 jiwa. Coba bayangkan seberapa padatnya pulau Jawa??? Kepadatan penduduk seperti itu menimbulkan masalah sempitnya lahan pertanian, perkampungan kumuh di kota-kota besar, kebakaran dikarenakan rumah-rumah yang saling berdempetan, dan berbagai tindakan kriminalitas.

Persebaran penduduk Indonesia yang tidak merata dapat membahayakan ketahanan nasional Indonesia. Penduduk yang tidak merata merupakan sebuah permasalahan tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan, karena di daerah dengan penduduk yang padat berarti tersedia cukup banyak tenaga kerja. Namun di daerah lain terjadi kekurangan tenaga kerja sebagai sumber daya manusia untuk melaksanakan pembangunan.

Tujuan lain dari masyarakat mengikuti program transmigrasi adalah untuk meningkatkan taraf hidup penduduk. Setiap manusia mesti selalu berkeinginan untuk terpenuhinya kebutuhan pangan, sandang dan papan yang layak. Dengan kompetisi yang begitu ketat di Jawa, memungkinkan orang-orang yang tidak berpendidikan tinggi dan kurang memiliki keterampilan akan tersisihkan. Daripada hidup di Jawa dengan segala hidup pas-pasan, kemungkinan hidup lebih sejahtera bisa didapatkan seseorang untuk mengadu nasib di pulau lainnya.

Bentuk-bentuk transmigrasi di Indonesia

Transmigrai bisa merupakan niat seseorang namun juga bisa merupakan program pemerintah. Bentuk-bentuk transmigrasi antara lain Transmigrasi Keluarga yaitu perpindahan penduduk yang disebabkan oleh keluarga/kerabat para transmigran lama yang sudah menetap di daerah migran. Transmigrasi Khusus yaitu perpindahan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang dengan tujuan yang khusus. Misalnya transmigrasi para pejuang atau para veteran perang di daerah perbatasan. contoh lain transmigrasi dalam upaya penanggulangan bencana alam.

Transmigrasi Umum yaitu perpindahan penduduk yang dibiayai dan difasilitasi oleh pemerintah sejak dari daerah asal sampai ke daerah tujuan transmigrasi dengan diberikan tanah seluas dua hektar, penyediaan peralatan pertanian, rumah, dan bibit. Transmigrasi Lokal yaitu perpindahan penduduk dari satu daerah ke daerah lain masih dalam satu provinsi disebut transmigrasi lokal. Contoh transmigrasi antarkabupaten di provinsi Jambi. Transmigrasi Spontan yaitu perpindahan penduduk atas biaya dan kehendak sendiri disebut transmigrasi spontan.

Bedol Desa yaitu perpindahan penduduk dari satu desa dengan segenap aparatnya dan organ-organ di dalamnya disebut transmigrasi bedol desa. Transmigrasi ini dilakukan dengan memanfaatkan daerah asal transmigran untuk tujuan yang lebih besar. Misalnya pembangunan Waduk Gajah Mungkur. Transmigrasi Swakarsa yaitu perpindahan penduduk yang seluruh biaya ditanggung oleh transmigran atau pihak lain diluar pemerintah. Transmigrasi Sektoral yaitu perpindahan penduduk oleh para petani teladan atas biaya Departemen Dalam Negeri, Departemen Transmigrasi, dan Pemda. Transmigrasi Padat Karya yaitu perpindahan penduduk pada suatu daerah yang padat penduduknya untuk dipekerjakan pada proyek-proyek pembangunan daerah tujuan transmigrasi. Evakuasi yaitu perpindahan penduduk dari daerah ke daerah lain baik perorangan maupun kelompok karena adanya bencana alam atau peperangan (Kemendikbud. 2014. Ilmu Pengetahuan Sosial. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan Balitbang Kemdikbud. Halaman 126).

Dampak positif dari Transmigrasi adalah semakin meratanya penduduk yang mengakibatkan pembangunan semakin merata di berbagai pulau, tidak melulu harus pulau Jawa. Kita sudah trauma dengan pembangunan yang hanya tersentralistik di Jawa. Saatnya membangun Indonesia baru dengan memperhatikan pembangunan di daerah Indonesia timur dan terutama di daerah perbatasan. Adanya program transmigrasi juga mampu mengurangi permasalahan akibat adanya kepadatan penduduk. Dengan mengikuti transmigrasi penduduk memperoleh kehidupan yang lebih sejahtera.

Iklan

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s