soehartoPada masa Orde Baru pembangunan digalakkan sangat luar biasa. Di segala sector dilakukan yang namanya pembangunan. Salah satu poin dari pembangunan yang dilakukan pada masa Orde Baru adalah konsep pemerataan pembangunan kepada manusia Indonesia seluruhnya dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote. Asas pemerataan yang dilakukan pada masa Orde Baru meliputi:

Pertama, pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok yang ditekankan pada pemenuhan kebutuhan pangan, kebutuhan sandang dan papan. Tiga kebutuhan pokok tersebut selalu mengalami peningkatan seiring peningkatan jumlah penduduk Indonesia. Pemerataan pemenuhan kebutuhan pokok bukan saja menekankan pada upaya menutupi defisit kebutuhan yang terjadi dalam wilayah tertentu, akan tetapi juga memperhitungkan peningkatan kebutuhan akibat pertumbuhan penduduk. Kebutuhan pangan dilakukan dengan mendorong intensifikasi dan ekstensifikasi usaha pertanian. Pemenuhan kebutuan sandang dilakukan dengan mendorong industri sandang yang bisa dijangkau oleh masyarakat luas. Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan papan, pemerintah menyelenggarakan program Perumnas dan kredit perumahan sehingga mempermudah masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah sebagai tempat tinggalnya.

Kedua, pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan. Pemenuhan kebutuhan ini tidak hanya pada aspek keterjangkauan masyarakat dalam pembiayaan, akan tetapi penyediaan infrastruktur dan sumber daya profesional yang merata diseluruh wilayah Indonesia.

Ketiga, pemerataan pembagian pendapatan. Jalur pemerataan ketiga ini terkait dengan jalur keempat ‘kesempatan kerja’ yang dilakukan dengan political will perluasan kesempatan kerja untuk memperbanyak lapangan kerja dengan mendorong investasi sebanyak mungkin.

Keempat, pemerataan kesempatan kerja. Selain memperbanyak lapangan kerja, jalur ini juga dilakukan dengan memperbanyak lembaga-lembaga pendidikan terapan seperti BLK (Balai Lapangan Kerja) untuk melahirkan tenaga-tenaga terampil sehingga dapat terserap di berbagai lapangan pekerjaan.

Kelima, pemerataan kesempatan berusaha. Jalur ini dilakukan dengan kebijakan untuk mempermudah permodalan usaha yang salah satunya melalui kebijakan perkreditan. Kebijakan permodalan usaha ini dimaksudkan untuk meningkatkan penguatan permodalan usaha bagi masyarakat.

Keenam, pemerataan kesempatan berpartisipasi dalam pembangunan, khususnya generasi muda dan wanita. Jalur ini dilakukan dengan menggalakkan PKK untuk mendorong kreatifitas produktif bagi kalangan wanita. Sedangkan pemerataan pembangunan bagi generasi muda dilakukan dengan menggairahkan kegiatan-kegiatan kepemudaan sehingga dapat menstimulus kreatifitasnya dalam mengintegrasikan dirinya dengan agenda pembangunan bangsa.

Ketujuh, pemerataan penyebaran pembangunan di seluruh wilayah tanah air. Jalur ini dilakukan dengan memberikan perhatian khusus bagi daerah-daerah tertinggal atau kantong-kantong wilayah yang kurang menikmati akses pembangunan untuk diberikan intervensi khusus sehingga dapat mensejajarkan diri dengan daerah-daerah lain.

Kedelapan, kesempatan memperoleh keadilan. Jalur ini tidak hanya menekankan pada terpenuhinya pemerataan keadilan hukum, akan tetapi keadilan dalam bidang-bidang lain seperti keadilan dalam bidang ekonomi, politik, sosial-budaya, pendidikan dan pemerintahan. Semua warga negara berhak memperoleh keadilan dalam semua bidang kehidupan tanpa membeda-bedakan suku, bangsa, ras dan antar golongan.

Pada akhirnya pemerataan gagal dilakukan, yang terjadi malah hanya segelintir orang atau sekelompok orang yang menikmati pembangunan yang dilakukan. Kelemahan program kerja yang dilakukan di Indonesia adalah penerapannya, secara teoritis bagus pada prakteknya hangus

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s