bu susiYanindra, pernah kamu mendengar kisah cicak dan buaya??? Oalah, itu kisah antara Sura dan Buaya, Yanindra, cerita tentang asal-usul nama Surabaya. Bukan Yanindra, bukan kisah kancil dan buaya, tapi ini kisah antara cicak dan buaya. Entah sudah berapa jilid pertarungan antara sesama hewan reptil ini Yanindra, tapi setelah si cicak lagi naik daun dan mulai banyak merusuhi buaya, mereka sering bentrok Yanindra. Ya itu salah cicak sih, dunianya kan berbeda, tapi kok yo masih ikut campur. Tapi benar katamu Yanindra, mereka masih satu dunia, dunia reptil.

Aku sedikit banyak bisa bahasa cicak lho Yanindra, hebatkan aku. Cicak itu hewan yang ndeso Yanindra, apa sedikit ia akan kagum. Ia melihat cewek menggunakan jilbab kagum, lihat wanita tanpa busana juga kagum. Cicak selalu mengagumi ciptaan Tuhan Yanindra, bisa dikatakan binatang yang satu ini selalu bersyukur terhadap Tuhan. Tapi ada yang bilang Yanindra, membunuh cicak itu mendapatkan pahala. Kasihan cicak

Cicak terkagum-kagum dengan kabinet baru yang dibuat oleh pemerintah di negeri para begundal, Yanindra. Pemerintahan baru untuk langsung tancap gas, kerja kerja dan kerja. Tidak peduli masalah parlemen yang sedang galau karna adanya dewan tandingan. Presiden beserta jajarannya terus melakukan gebrakan dengan jalan blusukan. Baru kali ini rakyat bisa bersentuhan dengan pemimpinnya secara langsung. Pemimpin yang hebat berupaya langsung turun mendengar apa keluh dari rakyat yang dia pimpin. Blusukan, blusukan dan blusukan selalu dilakukan oleh presiden, dengan wilayah yang begitu luas betapa hebat presiden di negeri para bagundal. Cicak hanya bisa bilang “ck ck ck”

Kabinet baru yang dibentuk oleh pemerintah baru ini dikenal dengan kabinet blusukan. Kalau negara tetangga menggunakan baju putih sebagai simbol bebas dari korupsi, di negara para begundal menggunakan setelan baju pink, yang cowok biar lebih maco dan yang cewek biar nampak semakin feminim. Tapi katanya, warna pink itu dulunya adalah warna bagi kaum lelaki dan biru adalah warna buat kaum wanita. Sekarang sudah berbeda

Kabinet yang baru dari Republik begundal, banyak menteri yang berstatus kelamin perempuan. Sudah saatnya bapak-bapak dikandangkan, disuruh di rumah dengan tugas membersihkan rumah dan memomong si buah hati. Kelak bakal dibuat kementerian baru, yaitu Kementrian Pemberdayaan Laki-laki. Mungkin ini merupakan kekesalan selama ini bahwa para lelaki tidak bisa memperbaiki negeri ini. Kita bisa melihat sebagian besar para tahanan kasus korupsi hanya satu dua yang berjenis kelamin perempuan. Andaikata ketua KPK seorang perempuan yang cantik, mungkin banyak lelaki yang tidak akan korupsi. heoheoheo

Senyuman wanita itu bisa membuat lelaki tak sadar diri. Karena senyuman itu para begundal berani berbuat nekad demi mendapatkan sebuah senyuman itu. Andaikata polisi atau tentara di negeri para begundal terdiri dari para perempuan mungkin kita tidak butuh menyediakan anggaran yang banyak untuk membeli alusita, namun cukup dengan menggunakan senjata paling mematikan dari perempuan yaitu dari senyuman dan air mata. Anggaran yang seharusnya digunakan untuk pengadaan senjata bisa digunakan untuk membuka lapangan kerja.

Pak Presiden tahun ini mengangkat delapan menteri yang memiliki jenis kelamin laki-laki, tapi secara ide dan gagasan tidak kalah dengan para kaum pria. Setidaknya ada delapan menteri yang berjenis kelamin perempuan, mereka adalah Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti; Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; Menteri Luar Negeri, Retno Lestari Priansari Marsudi; Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini M Soemarno; Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Menteri; Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek; Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yambise; dan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

Baru kali ini jumlah menteri wanita sebanyak itu Yanindra. aku mendengar cicak yang ada disudut ruangan terkagum-kagum Yanindra, “ckckck”

Jangan sepelekan kekuatan para kaum hawa lho, Yanindra. Dunia sudah menasbihkan bahwa wanita tidak kalah dengan pria, bahkan ada beberapa sifat dari wanita yang membuat kedamaian bagi sesama. Banyak suami yang tidak takut akan polisi tapi lebih takut dengan istri. Kalau istri sudah marah, bakal nggak ada nasi di rumah dan bakalan suami mati kelaparan. Kalau istri sedang marah, suami akan kesulitan menemukan dimana kaos kaki berada.

Wanita itu maklhuk yang hebat. Masih ingat siapa yang membunuh Bisma yang agung????????? itu bukanlah Arjuna, Bisma atau bahkan Yudhistira. Namun sosok wanita yang tangguh, Srikandi putri dari Raja Drupada. Bisma yang agung adalah salah satu tokoh yang paling kuat di dunia, dia tidak bisa mati kalau tidak sesuai kehendaknya sendiri. selama dia masih hidup, para Kurawa akan selalu memenangkan pertempuran. Namun putra dari Raja Sentanu dan Dewi Gangga harus mengakhiri perjalanan kehidupan di tangan seorang wanita.

“ckckck” cicak terkagum-kagum Yanindra..

Sudah dari sejak jaman dahulu negara ibu pertiwi melebihkan para perempuan. Kini mulai muncul srikandi-srikandi baru di negeri ini yang berniat memperbaiki keadaan negeri ini. Jangan terlalu pesimis terhadap kemampuan mereka, mungkin kerja keras meraka akan menghasilkan yang lebih baik dari kaum laki-laki. Selama ini kita mesti jarang melihat kalau guru TK itu adalah wanita. Wanita itu memiliki hal yang tidak dimiliki oleh kaum lelaki, Yanindra. Sabarrr

Wanita sekarang sudah tidak hanya mengurusi masalah kasur, sumur dan dapur. Adanya emansipasi wanita yang katanya disebabkan oleh RA. Kartini, menginginkan wanita dan lelaki sederajad. Tapi ingat, wanita harus sadar diri, ingat kodrat. Emansipasi ya emansipasi tapi harus sadar diri, mau dipaksa bagaimanapun antara laki-laki dan wanita itu berbeda. Satu dengan yang lain saling melengkapi.  Jadilah wanita yang hebat untuk dia, Yanindra

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s