dreamMalam ini, sambil ditemani rerintik hujan, ku petik senar-senar yang ada di gitarku Yanindra. Sebenarnya berjumlah enam dengan ukuran yang berbeda, akan tetapi kalau dipetik dengan nada yang tepat terdengar lumayan merdu Yanindra. Itu membuktikan kepada kita bahwa perbedaan itu ternyata indah. Coba bayangkan saja kalau senar gitar itu memiliki ukuran yang sama semua, entah akan bagaimana bunyinya. Suara rerintik air yang jatuh membasahi atap rumahku itu juga berbeda Yanindra, akan tetapi terdengar merdu dalam satu balutan okestra yang disebut hujan.

Entah sudah berapa puluh lagu yang ku dendangkan dari tadi. Suara sumbangku mencoba melawan suara air yang gemricik di atap rumahku. Atap rumahku ya seperti atap rumah orang Jawa lainnya Yanindra, tidak beratap tumpang seperti masjid yang katanya itu merupakan bentuk akulturasi antara kebudayaan asli bangsa kita dengan budaya hindu dan Islam. Bangsa kita semenjak dulu terkenal sebagai bangsa yang toleran Yanindar. Hal itu terbukti dengan adanya kalimat dalam kita sutasoma yang dapat kamu temui di cengkram burung garuda, bhineka tunggal ika.

Kalau menyangkut gerakan radikalisme itu aku nggak mau tahu menahu Yanindra. Leluhurku itu orangnya baik-baik, sopan santun, ramah, suka gotong royong dan suka membantu. Aku teringat dengan nostalgia masa lampau ada namanya india rice, beras untuk India. Saat negara kita baru terbentuk, kita membantu india dengan mengekspor 500.000 ton beras ke negara yang di sana terdapat sungai Yamuna itu Yanindra. Sungai Yamuna, aku tahu dari kisah Krisna, seorang pemuda yang tampan dan sangat cerdas Yanindra. Sungai Yamuna itu dekatnya bukit Govardan. Krisna itu penjelmaan dari Dewa Wisnu Yanindra.

Zaman dahulu, saat negara baru terbentuk saja kita bisa memberikan bantuan beras sebegitu banyaknya kepada negara lain lho Yanindra. 500.000 ton itu bukan jumlah yang sedikit bagiku, tapi bagi negaraku itu bukanlah jumlah yang banyak Yanindra. Lebih banyak lagi yang dikorupsi oleh sebagian orang yang sereakah. Kenapa sekarang kok kita harus impor beras itu menjadi pertanyaan besar bagiku Yanindra. Ingin aku bertanya kepada siapa, entahlah Yanindra, Mungkin kepada rumput yang bergoyang.

Coba bertanya pada rumput yang begoyang

Aku lantunkan lagu Ebiet itu dengan kencang-kencang Yanindra. Aku nggak takut dimarahi tetangga kok Yanindra, kan suaraku kalau dari luar tertutupi oleh suara hujan. Kalaupun tetanggaku marah itu bukan karena aku nyanyi terlalu kencang, akan tetapi lagu yang aku nyanyikan tidak disukai oleh mereka. Lagu-lagu bertemakan kondisi alam, sosial, hingga lagu anak-anak sekarang sudah nggak laku dipasaran Yanindra. Paling laris ya sekarang ini lagu cinta-cintaan. Selain itu tetanggku juga nggak begitu suka dengan music aliran pop, yang mereka suka tentu jelas music dandut, koplo. Anak-anak kecil sekarang mungkin sudah nggak tahu lagu-lagu permainan zaman dahulu Yanindra, semisal sluku-sluku bathok, balonku ada lima, naik-naik ke puncak gunung, dan lain sebagainya. Kalau cinta satu malam, selimut tetangga, belah duren dan lagu-lagu lain yang termasuk komplotannya, aku yakin mereka hafal.

Ya memang seperti itu Yanindra, hidup itu selalu berubah, selera musikpun juga berubah. Tapi kini persaingan di Industri tarik suara itu cepat naik dan turunya Yanindra. Kemarin lagi naik daun, hari ini sudah harus kembali ke akarnya. Aku masih ingat dengan kisah dari Briptu Normal kok Yanindra. Kemarin KPop digandrungi banyak orang, sekarang mulai bergeser dangdut kembali menggoyang. Hidup memang seperti itu Yanindra, mudah berubah. Kemarin janji akan berkomitmen memberantas korupsi, eh sekarang malah mau memberi remisi. Remisi itu bukanlah hak dari para tahanan, melainkan hanya sebatas hadiah. Kalau cintamu kepada dia bagaimana Yanindra, apa sudah berubah???

Malam semakin larut Yanindra, hujanpun sudah reda. Itu pertanda kisah hari ini harus diakhiri dan kembali ke dalam dunia mimpi. Sebelum aku tertidur, ku tutup dengan lagunya bang Iwan Fals

Keinginan adalah sumber penderitaan/*/Tempatnya didalam pikiran/*/Tujuan bukan utama /*/Yang utama adalah prosesnya/#/Kita hidup mencari bahagia/*/Harta dunia kendaraannya /*/Bahan bakarnya budi pekerti/*/Itulah nasehat para nabi/*//*/ Ada benarnya nasehat orang orang suci/*/Memberi itu terangkan hati/*/Seperti matahari/*/Yang menyinari bumi/*/

Kalau Tuhan mau memberikan kepadaku mimpi, malam ini aku ingin sekali memimpikan dirimu Yanindra. heoheoheo……..Aku sudah siap-siap tidur Yanindra. Oh iya Yanindra, jangan lupa berdoa sebelum tidur Yanindra, kalau bisa sih sekalian bersuci terlebih dahulu. Apa permintaanmu kepada Tuhan sebelum kamu tidur selamanya Yanindra???

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s