benaluWaktu aku kecil dulu Yanindra, sering ikut leluhurku pergi ke sawah. Negara kita ini adalah negara agraris Yanindra, jadi wajar lelaki setampan aku ini tetap pergi ke sawah untuk bercocok tanam. Meskipun status tersebut, akan tetapi tetap saja negeri ini harus impor beras Yanindra. Kamu musti jarang pergi ke sawah kan Yanindra?……… dan aku yakin kalau kamu tidak bisa menanam, merawat dan memanen padi, betulkan Yanindra? Kamu mesti juga tidak mengenal istilah pertanian, seperti nyebar, ndaut, nandur, matun, hingga ngerek. Tapi akan yakin kamu kenal istilah bajak, iya kan Yanindra?

Hati-hati Yanindra, akhir-akhir ini muncul kasus yang bergejolak di masyarakat, kasus begal Yanindra. Kalau pulang terlalu malam, jangan sendirian Yanindra, suruh dia untuk mengantarmu pulang saja biar aman. Dia pasti mau berkorban untukmu kok Yanindra. Malam yang gelap dan rintik basah hujan membasahi bukan penghalang untuk dia ada selalu di sampingmu Yanindra. Kalau aku jelas nggak berani seperti itu Yanindra, aku kan lelaki cemen, meski aku lahir pada malam anggoro kasih.

Tapi kalau dipikir agak dalam, apa sih yang mau dibegal dari aku Yanindra. Orang segembel aku tidak ada yang berharga, harga diriku mungkin lebih rendah dibandingkan dengan harga dollar. Jadi kalau ada orang yang mau begal aku, mereka akan berpikir agak lama, bahkan mungkin akan menyebarkan hak angket untuk memutuskan apakah aku pantas untuk dibegal atau nggak. Kalau masih diperlukan para begal bisa memanggil bapak atau ibuku, tapi kalau memanggil istri atau anakku itu belum bisa terjadi Yanindra, aku belum beristri dan beranak. Kasihan para pembegal yang akan membegalku Yanindra, resikonya sangat berat lho dibandingkan dengan hasil membegal dariku. Salah langkah mereka bisa dibakar hidup-hidup Yanindra. Penduduk di menjadi bringas gara-gara di rumah tidak ada beras.

Begal itu adalah orang yang melakukan tindakan criminal di jalan, dengan cara mencegat korban dan kemudian mengambil barang berharga yang dimiliki si korban. Adakalanya para begal melakukan tindakan yang brutal selain merampas barang berharga seperti memperkosa korban dan membunuhnya. Kalau kita mau kembali bernostalgia dengan kenangan masa lalu, sebenarnya begal itu sudah ada sejak zaman dahulu kalau Yanindra. Jadi kamu jangan sampai sekaget itu deh, biasanya aja. Istilah untuk tindakan seperti begal juga beraneka ragam Yanindra, ada istilah kecu, perompak, hingga bajak laut.

Kalau zaman dahulu kala, kenapa saat ini rasa-rasanya baru naik daun, mesti itu yang kamu pikirkan Yanindra. Ingat Yanindra, hidup hanyalah melanjutkan paragraph yang sudah ditulis pada masa lalu. Jadi ada kesinambungan antara masa lalu dengan masa yang sekarang ini, orang-orang yang pintar itu bilang, adanya kausalitas alias sebab-akibat. Begal itu muncul juga ada penyebabnya Yanindra. Nggak ujug-ujug datang begitu saja, datang tidak diundang pulang tidak berkutang. Tidak Yanindra, begal itu ada penyebabnya, tapi entah penyebabnya apa. Kapan-kapan kita luangkan waktu untuk wawancarai para begal. Kita harus bisa memahami apa yang mereka pikirkan dan rasakan.

Para Koruptor itu juga begal, benar pendapatmu itu Yanindra. Mereka sebenarnya para begal kelas kakap. Hasil begalan mereka itu berbeda dengan hasil begalan orang-orang dijalanan Yanindra. Kalau di jalan, mungkin para pembegal akan mendapatkan sepeda motor sebagai barang yang dibegal, akan tetapi kalau koruptor hasil membegal dana untuk rakyat bisa digunakan untuk membuat pabrik motor. Sayang Yanindra, hukum di negara ini tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Kalau kata dosenku, mereka bukan pejabat Yanindra, akan tetapi lebih tepatnya penjahat. Kalau aku membajak di sawah itu biasanya menggunakan sapi Yanindra. Ternyata dana untuk daging sapi juga di begal Yanindra.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s