Jambuuuuuuuuu

Mbah jiman ndelok gong

Saus tar-tar

MorataSumpah serapa keluar dari mulut temanku, Yanindra. Ku lihat matanya berkaca-kaca, suaranya agak bergetar menandakan ia menyimpan kesal yang mendalam. Kejadian itu terjadi ketika Alvaro Morata mencetak gol penyeimbang ke gawang Real Madrid pada babak semifinal liga Champion. Gol itu merupakan pemupus harapan dari El Real untuk bisa mempertahankan gelarnya, dan juga sekaligus pemerpanjang rekor bahwa juara tahun kemarin tidak bisa juara ditahun selanjutnya. Oh iya, maaf Yanindra, aku lupa kalau kau tidak begitu suka dengan sepak bola. Aku sering melihat dia bermain futsal sendiri tanpa kau damping.

Mantan memang menyakitkan, mungkin itu yang juga dirasakan oleh Pep Guardiola, Yanindra. Pelatih berkebangsaan Spanyol itu harus mengubur mimpinya dikarenakan kalah agregat dengan mantan anak didiknya. Kemarin Bayern Munchen, tim yang dilatih Pep sekarang, harus menghadapi Barcelona, merupakan tim yang dulu dilatih oleh Pep. Meskipun menang dikandang sendiri, Bayern Munchen belum mampu membayar kekalahan mereka di leg pertama saat bermain di stadion Cam nou, Barcelona.

Sekali lagi maaf, Yanindra… kalau aku bercerita banyak tentang sepak bola, karena itu memang olahraga favoritku. Siaran langung sepak bola, selalu ku nikmati walaupun mulainya tengah malam sekalipun. Terkadang bukannya akuyang menonton televisi melainkan aku yang ditonton.  Kalau menonton mantan sedang dekat dengan cowok lain itu menyakitkan, Yanindra. Apalagi kita masih sayang dengan sang mantan, dan berharap untuk kembali lagi.

Kisah beberapa sang mantan, itu sebagai sebuah bukti bahwa masa lalu itu masih terbawa hingga masa sekarang. Akan sulit untuk melupakan sang mantan kalau kita benar-benar cinta dan sayang kepadanya. Dan rasa nyesek itu ada ketika kita harus bersinggungan langsung setelah sekian lama tidak ada kabar dan tidak ada waktu bertatap muka. Ketika harapan untuk kembali menjalani kisah seperti yang dulu tidak terwujudkan, maka perasaan itu hanya bisa tersimpan porak-poranda dalam hati. Gagal move on, itu kira-kira yang aku nasehatkan kepada salah satu temanku kemarin saat sang mantan menikah.

Hahaha

Memang gaya aku, Yanindra. Pura-puranya menasehati orang lain. Padahal terkadang aku tidak bisa berintropeksi diri, aku belum bisa mengenali diriku sendiri secara mendalam. Ada sebuah tabir gelap yang belum tersingkap. Alangkah eloknya jika manusia bisa mengenali sejatinya diri mereka. Apa kekaurangan dan kelebihan serta potensi yang mungkin bisa dimaksimalkan yang selama ini masih tertutupi oleh awan hitam berupa kebodohan. Ya aku tidak bisa menasehati diriku sendiri, mungkin sedikit bisa menasehati orang lain.

Temanku yang satu ini, kemarin telpon aku Yanindra. Katanya mantan kekasih yang dulu sangat dicintainya menikah kemarin. Melalui telpon itu ia banyak bercerita, salah satunya terlihat bahwa ia masih mencintai kekasihnya yang dulu. Itu yang ku tangkap dari perbincangan kami selama dua jam. Ya benar saja, Yanindra. temanku itu diputus hubungannya setelah menjalin cinta selama tiga tahun. Padahal aku sebagai teman mereka, melihat hubungan mereka itu baik-baik saja. Setelah kuliah nanti mereka akan menikah, itu prediksiku, Yanindra. Sayang, prediksiku terhadap masa depan salah, Yanindra. Tuhan berkehendak lain terhadap kisah cinta mereka.

Ya seperti itu, Yanindra. Banyak insan manusia yang galau terhadap mantannya. Berarti ungkapan yang lalu biarlah berlalu itu tidak bisa diamalkan oleh orang-orang yang masih mencintai pasangannya dimasa lalu. Selalu ada keinginan untuk mencari-cari informasi tentang sang manta. Sekedar membuka-buka hape untuk melihat poto sang mantan, bahkan sampai mengunjungi FB dari sang mantan untuk mengetahui kegiatan apa yang dilakukan oleh sang mantan, juga untuk mengetahui apakah sang mantan sudah punya pasangan baru atau belum.

Bangsa kita pernah mengalami sakitnya perlakukan sang mantan, Yanindra. Iya Yanindra, bukan mantan penjajah yang menyakiti bangsa kita. Melainkan salah satu mantan dari bagian negara ini yang melepaskan diri. Nah pada satu pertandingan sepak bola, tim nasional kita kalah dengan Timor Leste, itu sangat memalukan, negara yang sudah lama merdeka kalah dengan negara yang kemarin sore baru dilahirkan. Selain itu juga menyakitkan, dikarenakan kekalahan itu diderita dari mantan provinsi yang dulu pernah dibangun oleh negeri ini.

Maaf Yanindra, sekali lagi maaf kalau aku membahas tentang sepak bola. Kisruh di dunia bola tanah air kita ini membuatku kesal. Kasus ini katanya juga didalangi oleh para mantan pejabat yang lalu lho Yanindra. wuelehhh wuelehhh wuelehhh

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s