ken dedesGadis berkerudung hitam itu dari tadi memalingkan pandangannya jauh dariku, Yanindra. Gadis tersebut kelihatannya nggak berani memandangku, entah sebabnya apa aku pun juga kurang tau. Entah gara-gara ketampananku yang melebihi batas, atau mungkin dikarenakan gadis tersebut takut kalau dengan menatap mataku, gadis tersebut akan langsung jatuh cinta, entahlah Yanindra, hanya gadis itu yang tau jawaban sebenarnya. Kalaupun kamu berani bisa kau tanyakan langsung kepada Tuhan, Yanindra. Gadis berkerudung hitam itu siluet mukanya, setelah ku perhatikan dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatya, ternyata sedikit banyak mirip dengan kamu, Yanindra.

Aku jadi penasaran dengan gadis tersebut, Yanindra. Hahaha, itu bukan berarti aku playboy, Yanindra. Kalau selama ini aku suka dengan banyak wanita itu adalah hal yang wajar karena aku adalah seorang pria. Hal yang tidak wajar kalau aku seorang pria terus menyukai kaum pria. Demikian itu adalah perbuatan tercela yang akan diberikan azab oleh Tuhan baik itu di dunia dan akhirat. Kisah masa lalu sudah menggambarkan jelas perilaku menyimpang tersebut, yakni kisah dari Kaum Sordom. Kaum Sordom merupakan umat dari nabi Luth, yang selain menyekutukan Tuhan juga melakukan tindakan menyimpang, mereka homo.

Gadis tersebut beberapa hari yang lalu pernah mengobrol denganku, Yanindra. Ku beranikan diri untuk menanyakan berbagai hal yang membuatku penasaran. Salah satunya aku bertanya apakah kamu lahir pada malam anggoro kasih. Gadis itu sempat bingung, Yanindra. Apa itu malam anggoro kasih, yang ia tau selama ini hanya malam jumat, malam minggu, malam lailatul qodar, malam nuzulul quran, gadis tersebut baru perdana mengenal yang namanya malam anggoro kasih. Kalau yang nanya ini adalah anak didikku yang lain, meski dengan pede aku akan menjawab, bukak saja blogku.

Tapi kali ini beda, Yanindra. Setelah melihatnya berulang kali, ini kesempatan yang pas untukku berbicara cukup lama dengan gadis tersebut. Aku kemudian membenarkan posisi duduku, mengambil nafas yang agak dalam dikarenakan memendam beban yang agak berat. “malam anggoro kasih itu adalah satu malam kemuliaan, zaman dahulu ketika Jaka Tarub sedang pergi ke hutan, tepat pada hari anggoro kasih. Ki Jaka Tarub menemukan sebuah telaga yang mana di sana ada beberapa bidadari yang sedang mandi. Kemudian ki Jaka mencuri salah satu selendang dari bidadari tersebut. ya itu adalah anggoro kasih, yang mana bidadari-bidadari dari surga turun ke bumi”.

Itu penjelasanku secara singkat, Yanindra, Kamu pasti juga sering mendengar kisah itu kan, Yanindra. Ku lihat ekpresi gadis tersebut setelah mendengar penjelasanku, kemudian berkembanglah senyuman dalam bibirnya. Senyuman dari seorang perempuan, yang bakal membuat semua lelaki melayang. Para lelaki akan sibuk untuk mencari berbagai cara guna bisa menikmati senyum itu setiap waktu. Senyuman yang merupakan anuggrah dari Tuhan, dan dengan tersenyum itu merupakan satu cara beribadah kepadaNya. Senyuman yang keperhatikan mirip dengan senyumanmu, Yanindra.

Mungkin nanti hasil senyuman dari srikandi-srikandi bumi ibu pertiwi yang ditujukan pak Presiden untuk menyeleksi para pimpinan KPK, bisa membawa perubahan yang besar bagi negeri ini, Yanindra. Pak Presiden membuat sebuah kebijakan yang tidak popular, yang kemarin itu membuat rekor menteri perempuan terbanyak selama negeri ini berdiri, kemudian yang dilakukan pak presiden itu juga agak membuat para orang mengernyitkan dahi. Tim seleksi para pimpinan KPK, semuanya perempuan, Yanindra. Kebijakan yang aneh, yang dipandang sebagain orang yang tidak suka dengan presiden, membuat mereka gemes dan menuntut presiden untuk diturunkan. Reaksi itu ku lihat dari status Facebook salah satu orang yang bagian dari salah satu organisasi islam di Indonesia. Memang dari awal banyak partai Islam yang tidak menyukai pak presiden, Yanindra. Tapi nggak apalah, mungkin dengan membuat kebijakan yang nyeleneh negara ini bisa menjadi negara yang gemah ripah loh jinawi toto titi tentram, kerto raharjo. Satu tatanan negara yang diidam-idamkan dari zaman dahulu.

Cukup-cukup Yanindra. Aku pun kini juga tidak berani untuk menatap matanya lebih jauh. Aku takut rasa yang awalnya berpangkal dari suka pada akhirnya nanti bermuara pada rasa cinta. Cukup mengaguminya semata, tanpa harus memaksa untuk memilikinya. Tapi kalau dipikir-pikir, gadis tadi itu gadis ardhanariswari yang diramalkan oleh Mpu Lohgawe, ya Yanindra?????

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s