ali-sastroamijoyoSudah lama aku nggak bertemu denganmu Yanindra. Daya ingatku masih tinggi Yanindra, aku masih teringat kapan terakhir kali bertemu. Hari itu tidak akan ku lupakan Yanindra, meski hanya sebentar, kisaran beberapa detik, dan tidak bisa mengobrol denganmu, itu sudah sedikit mendamaikan hati ini Yanindra. Peristiwa proklamasi itu tidak membutuhkan waktu berjam-jam Yanindra, hanya beberapa menit saja sudah bisa dikenang sepanjang masa. Kala itu kita berpas-pasan di jalan, hendak hati aku ingin berhenti, tapi apa daya niat itu urung ku lakukan Yanindra. Saat itu aku tergesa-gesa Yanindra, ada acara penting yang harus ku hadiri, yaitu mengikuti peringatan konferensi Asia-Afrika ke-60.

Walaupun cuman sekilas, tapi aku sempat melihat wajah manis mu Yanindra. Agak berubah dari yang dulu, kini kamu semakin cantik. Ya itu siklus kehidupan, Yanindra, jelek, agak cantik, semakin cantik, dan tua kembali jelek lagi. Kecantikanmu mungkin tidak secantik Helena dari Yunani, tapi kecantikanmu sudah membuat beberapa lelaki harus gigit jari. Kalau boleh kirimi fotomu lewat bbm atau facebook Yanindra, sebagai sedikit obat yang menentramkan hati ini. Aku nggak perlu narkoba atau apa untuk menenangkan diri Yanindra, cukup dengan melihat fotomu saja, sedikit sudah ku temukan bahagia. Dari senyummu aku melihat berkah yang disuguhkan Tuhan untuk hambanya, aku. Itu caraku mengagumimu berbeda dengan cara orang lain, Yanindra. Ini aku bukanlah Dia.

Setiap orang memiliki idola tersendiri, Yanindra. Mengidolai seseorang itu bisa dikarenakan banyak hal, bisa karena tampangnya, kecerdasannya, kehebatannya, keunikannya, dan banyak hal lain yang bisa dikagumi. Tokoh idola itu bisa sama gender maupun berbeda gender, yang sudah mati maupun yang masih hidup, tokoh dari dalam maupun dari luar, bahkan berbeda agama juga nggak masalah. Lha wong namanya mengidolai ya terserah orang masing-masing, Yanindra. Tapi kalau boleh aku sarankan, daripada kamu mengidolai pemain sinetron ganteng-ganteng munyuk, lebih baik kamu mengidolai Ali Sastroamijoyo atau bahkan mengidolai Ali Bin Abi Tholib.

Kamu nggak kenal Ali Sastroamijoyo Yanindra???

Pemain sinetron ganteng-ganteng munyuk itu memang sedang mencapai puncaknya, Yanindra. Anak muda mana yang tidak tahu pemuda tersebut. Dari mbak-mbak yang tidak suka dengan film korea sampai anak-anak kecil yang lebih suka menyanyikan lagu oplosan daripada lagu bintang kecil, semua orang tahu dengan pemeran vampir tersebut. anak-anak kecil mengidolai sinetron tersebut, Yanindra. Orang-orang sudah stresss dalam memilih hiburan, mereka sudah dibuat buta terhadap tontonan yang berkualitas dan dibuat suka dengan tontonan televisi yang dihiasai oleh actor dan aktris yang ganteng dan cantik, yang miskin dengan manfaat untuk kehidupan. Sudah saatnya negara ini, khususnya lembaga sensor, untuk membumihanguskan tayangan-tayangan yang tidak pantas untuk ditonton tersebut.

Kalau boleh aku menyarankan Yanindra, mengidolai itu jangan hanya sebatas penampilan luar semata. Ini cuman usul Yanindra, kamu nggak usah marah seperti itu. Lebih baik itu mengagumi isi dibandingkan mengagumi hanya sebatas kulit semata. Seperti kita makan permen itu lho Yanindra. Pada awalnya kita tertarik dengan bungkusnya, setelah itu kupas nikmati isinya. Jadi tujuan yang utama itu isinya, bukan kulitnya.

Kalau mau mencari hiburan ya mudah saja kan, Yanindra. Lihat saja berita tentang politik di negeri ini, mesti akan kamu dapatkan kelucuan. Sesama anggota dewan saling pukul itu kan lucu, Yanindra. Kalau itu belum kamu anggap lucu, ya berita tentang naik turunya harga bbm kan juga bisa membuat kita tertawa, mungkin tawa kita lebih kecut dibandingkan dengan tawa yang dihasilkan dari naik turunnya kita saat ada di Royel Coster. Kalau itu masih belum membuatmu tertawa yo cari berita tentang pembekuan PSSI  oleh Kemenpora Yanindra.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s