beringinKali ini aku akan berbicara tentang apa yang kamu alami Yanindra. Kenapa beberapa hari ini Dia berubah sikap kepadamu. Kenapa beberapa hari ini Dia tidak menghubungi kamu. Itu bukan begitu saja terjadi Yanindra, hujan tidak begitu saja akan turun, ada prosesnya Yanindra, entah itu panjang atau pendek, namanya siklus hidrologi. Daun tidak akan begitu saja berguguran tanpa sebab yang pasti. Segala sesuatu yang ada itu ada sebab dan ada akibatnya Yanindra, berani berbuat harus berani bertanggung jawab. Jangan hanya bisa lempar batu, sembunyi tangan. Akan aku ceritakan sedikit mengenai apa yang aku pahami tentang kausalitas… ini agak serius Yanindra, jadi kamu harus memperhatikan dengan cara seksama dan dalam tempoh yang sesingkat-singkatnya.

Kausalitas atau sebab-akibat merupakan salah satu unsur dalam peristiwa sejarah. Sebab dan akibat selalu berjalan beriringan dan tidak terpisahkan satu dengan yang lain. Kausalitas adalah suatu rangkai peristiwa yang mendahului peristiwa yang menyusul. Jadi terdapat peristiwa awal yang menjadi sebab kemudian menimbulkan akibat, seperti dalam fisika ada aksi dan reaksi. Sebab sendiri terbagi menjadi dua yaitu sebab langsung dan tidak langsung. Sebab langsung adalah sebab yang melatarbelakangi sesuatu peristiwa terjadi, sedangkan sebab tidak langsung melainkan dampak kelanjutan dari suatu peristiwa.

Memanasnya partai Beringin kali ini bukan ujuk-ujuk atau mendadak terjadi, melainkan hal tersebut merupakan akibat dari sebab yang melatarbelakanginya. Konflik antar kepentingan merupakan salah satu factor yang mengakibatkan perpecahan. Di dalam satu organisasi besar dengan suara pendukung jutaan manusia memang tidak mudah untuk menjaga kosolidan. Partai Beringin mungkin sudah tua dan saatnya diganti dengan muda yang lebih segar bugar. Terkadang bangsa ini lupa untuk melakukan regenerasi. Lihat itu Timnas yang berlaga di Piala AFF yang diselenggarakan di Vietnam, mereka sudah pemain tua, dan hasilnya kita harus tertunduk lagi dan lagi.

Sebab akibat yang lain

Kita semua pasti mengenal presiden pertama Republik Indonesia, ya betul Sukarno atau lebih akrab dipanggil Bung Karno. Bung Karno bisa menjadi tokoh yang hebat itu bukanlah hasil yang instan layaknya mie instan yang tinggal sedu dan dinikmati. Bung Karno belajar dengan rajin, mengikuti berbagai organisasi dan tidak lelah untuk selalu membaca. Itu merupakan penyebab Bung Karno menjadi tokoh yang disegani tidak hanya di Indonesia melainkan di dunia internasional. Mengamati kisah hidup Bung Karno tidak luput dari kisah asmara dengan berbagai wanita.

Bung Karno itu tidak mendadak tiba-tiba ingin menceraikan Bu Inggit melainkan ada penyebabnya. Berat hati Bung Karno harus melepaskan wanita yang selama ini menemani beliau, membantu perjuangan dari penjara ke penjara hingga akhirnya bercerai. Bung Karno punya alasan untuk berpisah dari Bu Inggit. Salah satu alasannya adalah Bu Inggit tidak bisa memberikan keturunan bagi Bung Karno

aku sangat bersyukur dengan kehidupan kita, kataku meredakan. Kau menjadi tulang punggungku dan tangan kananku selama separuh umurku, bagaimanapun juga, aku ingin merasakan kegembiraan memiliki anak. Aku selalu berdoa secara khusus, agar di satu hari memperoleh anak laki-laki”

“dan aku tidak bisa memberimu anak, begitu kan?”

“ya” aku mengakui

Aku tidak bisa menerima istri kedua. Aku minta cerai (disunting dari buku Cindy Adams “Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat. Hlm 172)

Adipati dari Awangga yaitu Karna berjuang mati-matian demi membela Duryudhana dalam Perang Bharatayuda juga ada sebabnya. Ksatria yang baik hati, tidak sombong, dan rajin menabung ini terkenal sebagai orang yang sangat baik. Dia termakan oleh janjinya yang akan membela Duryudhana sahabatnya meski nyawa taruhannya. Tidak salah memang membela orang yang salah, namun Duryudhana lah yang membela Karna saat dia mengalami kesusahan. Oleh karena itu Karna merasa utang budi kepada Duryudhana.

Itulah sedikit cerita mengenai kausalitas, hubungan sebab dan akibat, dalam kehidupan Yanindra. Terkadang kita tidak sadar apa yang telah kita perbuat. Sekali lagi Yanindra, aku mencoba sedikit memahami ajaran dari agama Hindu, ada istilah hukum karma, jadi jangan sampai kamu menyakiti Dia yang sangat mencintaimu. Ingat hukum karma Yanindra, apa yang kamu perbuat kepadanya akan mendapatkan balasan entah itu dunia yang sementara ini atau di akhirat yang kekal selamanya.

Kenaikan harga beras ini apa gara-gara bapakku lebih memilih menanam jagung ya Yanindra???

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s