putri maluMasih seperti yang kemarin, Yanindra. Puluhan sms ku kirim kepadamu, bahkan sempat dalam satu hari aku sms sampai seratus, namun tidak terbalas sama sekali. Bukan karena aku punya banyak pulsa, Yanindra, tapi ini salah satu bukti perhatianku kepadamu. Lebih tepatnya kekhawatiranku kepadamu. Padahal dulu, setiap aku sms langsung kamu balas, tidak menunggu waktu berhari-hari, bahkan tidak sampai hitungan menit sms yang kamu kirim sampai ke hp ku. Beda dulu beda dengan yang sekarang, Yanindra. entah enak zaman dahulu atau sekarang, aku kurang begitu paham..

Aku pun tidak sengaja kirim sms sampai seratus dalam satu hari kepada orang yang sama dengan isi pesan yang sama. Mungkin aku sudah mulai gila menghadapi tingkahmu ini, Yanindra. Seratus sms itu terkirim begitu saja dari hpku. Angka seratus mengingatkanku dengan Als ik eens Nederlender Was. Itu lho Yanindra, artikel dari Ki Hajar Dewantara yang termuat dalam surat kabar de express. Kira-kira artinya adalah seandainya saya seorang belanda. Sabar Yanindra, ini ada hubungannya kok dengan angka seratus, meskipun ki Hajar tidak meninggal diusia seratus tahun. Artikelnya ini memuat isi yang ada angka seratusnya.

Sms yang jumlahnya sampai seratus itu merupakan sebuah bukti kesungguhan ku dalam menginginkan jawaban mu Yanindra. Sampai angka seratus itu bukan angka yang sedikit dalam mengirim pesan dalam satu hari. Angka yang mungkin diinginkan oleh anak-anak sekolah dasar setiap kali ujian. Kalau anak kuliah nilainya sudah beda, tidak menggunakan angka-angka, melainkan menggunakan huruf. Angka yang terkadang membuat anak didikku berbuat berbagai cara untuk memperolehnya baik itu cara yang baik maupun cara yang tidak baik. Cara yang benar dan cara yang salah. Hidup memang seperti itu, Yanindra. Selalu berpasangan, dan aku yakin kalau Tuhan sudah menyiapkan pasangan buatku.

Kalau pendidikan hanya berorientasi pada hasil ya seperti itu, Yanindra. Nanti akan memunculkan anak-anak yang memiliki nilai sempuran, seratus, meski dengan menggunakan cara yang kurang baik. Pendidikan yang menitikberatkan pada hasil membuat anak didik menjadi tertekan, Yanindra. Kalau anak didik yang memiliki semangat belajar tinggi, mendapatkan tekanan akan semakin giat untuk belajar, kalau anak didik yang kurang memiliki semangat ya paling memilih untuk mengundurkan diri dari sekolah dan pindah sekolah lainnya.

Kalau menurutku pendidikan itu menekankan pada sisi proses, Yanindra. Jangan kamu hanya melihat berepa banyak jumlah sms yang ku kirimkan padamu. Baik itu hanya puluhan hingga ratusan, tapi hargai proses dalamku mengetik dan mengirim pesan itu. Meskipun terkadang sedang capek, namun tetap ku usahakan untuk bisa mengirim pesan kepada mu, Yanindra. Ku ketik dengan jari jemariku yang lentik ini, kemudian ku kirim kepadamu setelah terkirim kemudian ku kirim berulang-ulang kali. Hingga pada akhirnya berjumlah seratus.

Sembilan puluh sembilan kalau ditambah satu nantinya akan menjadi seratus, Yanindra. Sembilan puluh sembilan itu merupakan Asmaul Husna, nama-nama suci Tuhan.  Di dalam bahasa Arab, Freemansory itu ditulis sebagai Al-Banna (Para Pembangun). Kalau diotak-atikan menjadi seratus yaitu Qaf. Entah benar entah tidak mengenai rekayasa dari Freemason, aku kurang begitu tahu, Yanindra. Yang penting aku tahu, uang saku ku saat dulu kuliah itu jumlahnya seratus ribu yang harus digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidupku dalam satu minggu. Aku harus pintar-pintar berhemat, Yanindra.

Ki Hajar Dewantara menulis tulisan itu bukan tidak ada maksud, Yanindra. Tulisan yang ditulis oleh tokoh Indische Partij itu merupakan salah satu bentuk kritikan kepada pemerintah colonial Belanda. Saat itu Belanda ingin merayakan kemerdekaan mereka dari Perancis yang ke seratus. Seabad lamanya Belanda berhasil memerdekakan diri setelah dijajah oleh Perancis. Kritikan itu masuk akal juga, Yanindra. Mosok mau merayakan kemerdekaan, mengambil dana dari negara yang dijajah. Itu kan nggak masuk akal, Yanindra. Belanda pernah dijajah, apa mereka tidak peka bagaimana sakitnya dijajah.

Apa kamu juga tidak peka terhadap ku, Yanindra??? Ratusan sms sudah ku kirimkan kepadamu, namun satupun tidak terbalas. ckckck

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s