perang dinginKadangkala hubungan antara sepasang kekasih tidak selalu harmonis, Yanindra. Beberapa kali sering terjadi percecokan dan pertikaian mewarnai jalannya hari. Suami istri yang sudah lama menikah juga pernah bertengkar hal sepele. Suami marah kepada istrinya disebabkan oleh bingung mencari kaos kaki. Perbedaan dan permasalahan yang dialami dalam mengarungi bahtera kehidupan ditanggapi dengan positif sebagai pendidikan kedewasaan yang berujung dengan kebijaksanaan dalam mengambil keputusan. Orang berpacaran terkadang juga terdapat intrik-intrik kecil akibat perbedaan kepribadian. Memang sulit menyatukan dua pikiran yang berbeda, akan tetapi menyatukan hati dalam balutan cinta bukanlah hal yang mustahil. Betul kan Yanindra?????????

Ketika tidak kesesuain apa yang diharapkan, dua pasangan bisa saling bertengkar. Satu sama lain kuekeh dengan pendiriannya, tidak ada yang mau mengalah. Pacarmu minta ketemu sedangkan kamu masih sibuk dan belum bisa ketemu, mungkin itu nanti akan menimbulkan masalah dan membuat pacarmu jadi ngambek. Kalau ngambeknya nggak mau makan sih nggak apa-apa, tapi kalau ngambeknya nggak mau lagi sama kamu terus gimana hayo??? Ketidaksesuain ini kemudian secara diam-diam memunculkan konflik batin, terjadinya perang dingin, saling mendiamkan satu dengan yang lain. Lihat kalau kalian lagi marah dengan pasangan, sms yang bisanya panjang lebar akan berubah menjadi pendek dan datar, kayak anak SD yang belum bisa merangkai kata.

Kali ini aku akan menceritakan kepadamu tentang Perang Dingin, Yanindra. Dengar dan simak secara baik-baik ya. Aku tidak akan mengulangi ceritaku sebanyak dua kali lho. Cukup sekali dan untuk selamanya.

Perang Dingin

Di muka bumi pernah terjadi masa dimana adanya Perang Dingin atau bahasa kerennya cold war. Tahukah kalian apa yang dimaksud perang dingin?

Kalau angapan kalian perang dingin itu terjadi pada musim dingin berarti kalian tidak pernah belajar Geografi. Kalau kalian bilang perang dingin adalah perang yang senjatanya es, berarti kalian tidak belajar mata pelajaran Prakarya. Tapi kalau kalian menjawab bahwa perang dingin adalah perang ideology atau perang urat syaraf yang melibatkan antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet berarti itu jelas kalau kalian anak Herodotus, bapak sejarah dunia.

Perang dingin adalah perang dalam bentuk ketegangan sebagai perwujudan dari konflik-konflik kepentingan, dan perebutan supremasi dan perbedaan ideology antara blok barat yang dipimpin Amerika Serikat dan blok timur yang dipimpin Uni Soviet. Perang dingin terjadi setelah perang dunia II (1939-1945) berakhir. Perang dingin disebebkan oleh beberapa hal salah satunya perbedaan ideology antara Amerika Serikat yang berpaham liberalisme dengan Uni Soviet yang berpaham komunisme. Kedua negara adikuasa ini ingin menanamkan pengaruhnya kerberbagai negara di dunia. Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan memberikan batuan ekonomi bagi negara-negara yang membutuhkan. Bantuan itu diharapkan akan terjadi ketergantungan negara tersebut kepada negara super power, Amerika Serikat dan Uni Soviet.

Ketergantungan pada sebuah negara atau kelompok atau seseorang itu tidak terlalu baik. Kita menjadi kurang mandiri dalam menjalani kehidupan. Memang benar, manusia adalah malhuk social, akan tetapi selama kita mampu memenuhi kebutuhan sendiri alangkah baiknya kita tidak menyandarkan segala sesuatu pada orang lain. Ingat ajaran Bung Karno mengenai berdikari, berdiri di kaki sendiri.

Perang dingin

Perang dingin menimbulkan dunia semakin mencekam, lebih mencekam dibandingkan dengan pada saat perang dingin. Banyak negara yang terpecah belah akibat perebutan pengaruh dari dua negara adikuasa tersebut. sebagai contoh, Vietnam terpecah menjadi dua yaitu Vietnam Utara yang didukung oleh Uni Soviet dan Vietnam Selatan yang mendapat dukungan dari Amerika Serikat dengan sekutunya. Selain itu juga ada Korea yang sering menimbulkan konflik perbatasan antara Korea Utara yang didukung oleh Uni Soviet dan Korea Selatan yang mendapat bantuan dari Amerika Serikat dengan garis pemisah 380 Lintang Utara.

Kisah politik proksi (pecah belah) juga terjadi di Jerman. Pasca Perang Dunia II, Jerman menjadi salah satu negara yang kalah. Jerman harus menandatangi Perjanjian Postdam yang mana hasilnya sangat merugikan Jerman. Jerman harus terbagi menjadi 4 daerah penguasaan yaitu daerah penguasaan Amerika Serikat, Perancis, Inggris dan Uni Soviet. Daerah penguasaan Amerika Serikat, Perancis dan Inggris bergabung menjadi satu dengan nama Republik Federasi Jerman atau yang terkenal dengan nama Jerman Barat, sedangkan daerah yang diduduki oleh Uni Soviet membentuk Republik Demokrasi Jerman alias Jerman Timur. Sebagai pemisahnya adalah tembok Berlin.

Dimana ada Uni Soviet, di sana mesti ada Amerika Serikat yang ikut serta untuk mengimbanginya, bahkan untuk membendungnya. Hal ini dikarenakan ketakutan Amerika Serikat terdahap perkembangan paham komunis di dunia. Dasar dari semua itu adalah Teori Domino yang mana apabila satu negara sudah terpengaruh komunis, negara di sekiarnya kemungkinan juga akan terpengaruh oleh paham yang ingin mewujudkan masyarakat tanpa kelas dengan menggunakan revolusi tersebut.

Perang Dingin terjadi persaingan yang hebat antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet. Baik itu dalam bidang politik, ekonomi, militer, Bidang teknologi persenjataan dan ruang angkasa. Kedua negara tersebut juga memiliki intelejen yang sama-sama kuat untuk melakukan tindakan spionasi alias mata-mata. Amerika Serikat memiliki CIA, sedangkan Uni Soviet memiliki KNB. Kedua intelejen tersebut memiliki berbagai senjata canggih untuk membantu kelompok tertentu dalam suatu negara yang sedang bertikai.

Pada bidang ekonomi antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet memiliki badan khusus untuk membantu negara sekutunya. Sebagai contoh Amerika Serikat memiliki Marshall Plan untuk membantu negara-negara eropa barat, Truman Doctrin untuk membantu negara Turki dan Yunani, serta Point four Thruman untuk membantu negara-negara Asia. Indonesia pada zaman Demokrasi Liberal (1950-1959) tepatnya pada kabinet Sukiman pernah mendapatkan dana bantuan dari Point Four Thruman dalam bentuk Mutual Security Act (MSA). Sedangkan bagi negara sekutunya, Uni Soviet memiliki program ekonomi yakni Molotov Plan.

Pada bidang militer, Amerika serikat dengan blok baratnya memiliki beberapa pakta pertahanan yaitu North Atlantik Treaty Organization (NATO, 1949), South East Asia Treaty Organization (SEATO, 1954), Australia, New Zeeland dan United State (ANZUS, 1951) dan Central Treaty Organization (CENTO, 1959). Pihak blok timur yang dikomando Uni Soviet membentuk yang namanya Pakta Warsawa pada tanggal 14 Mei 1955 sebagai tandingan dari NATO. Indonesia dengan politik luar negerinya yang bebas aktif tidak pernah ikut kedalam pakta pertahanan, meskipun di Asia Tenggara terdapat Seato. Negara Asia Tenggara yang tergabung dalam Seato hanya Philipina dan Thailand.

Pada bidang teknologi, kedua negara ini melakukan yang namanya perang bintang (star war). Baik Uni Soviet maupun Amerika Serikat mengirimkan misi untuk menjelajahi ruang angkasa. Uni Soviet meluncurkan Sputnik I-II, Lunik dan Vostok I-II, Astronot pertama yang mengorbit di luar angkasa adalah Yuri Gargarin yang mengendarai pesawat ruang angkasa Vostok I (1961). Sedangkan Amerika Serikat meluncurkan Explorer I-II, Discover, Vanguard dan Apollo. Amerika Serikat membuat sensasi dengan menyatakan bahwa penjalah ruang angkasa dari Amerikalah yang pertama kali sampai ke bulan.

Kedua negara dengan bloknya masing-masing bersaing untuk merebut hegemoni dunia dengan berbagai cara tersebut. pada intinya perang dingin adalah perang perebutan pengarun antara Uni Soviet yang ingin menyebarkan paham Sosialis-Komunis dengan Amerika Serikat yang menyebarkan paham Demokrasi-Liberalias.

Itu sekilas ceritaku tentang Perang Dingin, Yanindra. Banyak pelajaran yang kita dapatkan dari kisah-kisah manusia terdahulu. Salah satu hikmah yang bisa kita ambil dalam kehidupan ini berdasarkan perang dingin adalah tidak ada teman dan lawan yang abadi, yang abadi adalah kepentingan sesat. Hal itu dapat kita lihat pada hubungan antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet yang pada perang dunia II merupakan sekutu, akan tetapi pada perang dingin, dua negara adidaya tersebut terlibat dalam perang dingin.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

3 responses »

  1. […] Perang dingin (cold war) merupakan bentuk persaingan negara adikuasa yakni Amerika Serikat (AS) dengan Uni Soviet. Persaingan ini didasarkan pada perebutan hegemoni dunia yang didasarkan pada ideology. AS merupakan negara yang berideologi liberalisme-kapitalisme, sedangkan Uni Soviet berpaham sosialis-komunis. Perebutan pengaruh terjadi diberbagai bidang kehidupan baik itu dalam bidang politik, ekonomi, pertahanan keamanan hingga penjelajahan ruang angkasa. Kerap AS dan Uni Soviet melakukan politik pecah belah (proxy war) terhadap berbagai negara di dunia. Kalau ada pengaruh Uni Soviet, di sana AS akan turut campur untuk mengimbangi dengan membantu pihak lain dalam satu negara yang sedang berkonflik. […]

  2. […] https://donipengalaman9.wordpress.com/2013/09/03/768/https://donipengalaman9.wordpress.com/2015/08/05/perang-dingin-cold-war/Gerakan Non Blok (GNB) atau Non Alignment(NAM) merupakan gerakan yang tidak memihak/netral terhadap Blok Barat dan Blok Timur. GNB beridiri ketika dunia sedang dilanda sebuah krisis besar yang disebut Perang Dingin (Cold War) antara Uni Soviet dengan Amerika Serikat. Kedua negara yang keluar dari Perang Dunia II (1939-1945) sebagai pemenang perang mengadakan perebutan pengaruh dunia. Amerika Serikat yang berpaham liberalis harus menghadapi Uni Soviet yang berpaham Komunis. […]

  3. […] Perang dingin (cold war) merupakan bentuk persaingan negara adikuasa yakni Amerika Serikat (AS) dengan Uni Soviet. Persaingan ini didasarkan pada perebutan hegemoni dunia yang didasarkan pada ideology. AS merupakan negara yang berideologi liberalisme-kapitalisme, sedangkan Uni Soviet berpaham sosialis-komunis. Perebutan pengaruh terjadi diberbagai bidang kehidupan baik itu dalam bidang politik, ekonomi, pertahanan keamanan hingga penjelajahan ruang angkasa. Kerap AS dan Uni Soviet melakukan politik pecah belah (proxy war) terhadap berbagai negara di dunia. Kalau ada pengaruh Uni Soviet, di sana AS akan turut campur untuk mengimbangi dengan membantu pihak lain dalam satu negara yang sedang berkonflik. […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s