republik jancukKalau aku mau bikin kejutan, kejutan yang bagaimana ya Yanindra? Beri aku ide untuk memberikan kejutan padanya. Sekarang itu susah lho bikin kejutan. Semua orang sudah mulai hafal dengan kejutan-kejutan yang orang lain lakukan, karena mereka juga melakukan yang sama kepada orang lain agar terkejut. Ketika temanku terkejut mendengar kabar mantan menteri yang selama ini dianggap baik terjerat kasus korupsi, aku santai-santai saja, Yanindra. Lha wong menteri agama saja bisa terseret kasus korupsi lho, apalagi orang biasa-biasa saja yang nggak tahu menahu berapa umur Nabi Adam di dunia ini. Orang-orang bakal kecapekan kalau setiap ulang tahun, memberikan kejutan kepada Nabi Adam. Coba bayangkan saja kalau Nabi Adam hidup zaman sekarang, berapa generasi saja yang harus memberikan kejutan baginya setiap kali ulang tahun. Umur nabi Adam menurut buku yang aku baca selama 930 tahun, Yanindra, mungkin Nabi Adam tidak akan merasa surprise ketika kita membuat kejutan. Nabi Adam sudah mulai hafal dengan tindak-tanduk orang-orang bumi pertiwi, yang manis menjelang pemilu, dan mengingkari janji setelah dipilih kembali.

Kejutan apa yang akan ku berikan kepadanya ya Yanindra???

Memberikan sesuatu? Apa ya Yanindra, aku tidak bisa membelikan sesuatu untuk perempuan. Bukannya aku tidak punya uang, Yanindra, tapi kelihatannya seleraku dengan seleranya jauh berbeda. Aku hanya anak seorang petani yang setiap hari berinteraksi dengan angin sepoi-sepoi ketika aku membasuh kaki di pematang sawah. Sementara si-perempuan itu setiap hari pergi ke tempat-tempat mewah yang berhiaskan surga dunia. Apa si-perempuan tersebut aku ajak ke pematang sawah, ya Yanindra. Oh iya, Yanindra, dulu Sinta itu ditemukan di pematang sawah. Petani geger dibuatnya, penemuan bayi yang nampak raut wajahnya cantik jelita teronggok di pematang sawah. Kalau sekarang mah, sudah nggak kaget lagi. Banyak anak yang dibuang oleh ibu kandungnya, jangankan di sawah, lha wong di emperan toko sering dijumpai bayi menangis mencari ibunya kok.

Mau aku belikan sesuatu, mesti semua si-perempuan sudah punya,Yanindra. Aku beri cinta, mesti laki-laki yang mengejarnya telah memberikan lebih dari sekedar cinta. Aku mau memberikan perhatian, kelihatannya si-perempuan juga sudah mendapatkan semua itu dari orang-orang yang menggilainya. Terus aku harus memberikan kejutan apa, ya Yanindra. Kalau kamu aku tahu, dulu kamu pernah dibuat meneteskan air mata bahagiakan, Yanindra. Halah, ngaku saja nggak usah berbohong seperti itu. Mosok kamu meh ikut-ikutan para pejabat yang sukanya bohong itu.

Jangan, Yanindra, jangan…

Kalau seingatku dulu aku pernah diberikan kejutan, Yanindra. Ya, sebagai seorang laki-laki dengan ketampanan yang maksimal, terkadang banyak perempuan yang menaruh hati padaku. Bukannya mau sombong ya Yanindra, ketampananku mungkin kalah dengan Raden Arjuna, kegagahanku mungkin tidak sebanding dengan Werkudara, kejujuranku tidak melebihi Yudistira, tapi aku memiliki yang tidak mereka miliki, aku masih jomblo, Yanindra. Sulit lho mempertahankan status jomblo itu.

Dulu pernah malem-malem menjelang ulang tahunku, ada seorang mbak-mbak gemes yang mengucapkannya tepat jam 00.00. Mbak-mbak gemes itu menyatakan bahwa ingin menjadi orang yang pertama mengucapkan ulang tahun padaku, dan ia berhasil. Mbak-mbak gemes itu merupakan orang pertama yang mengucapkan ulang tahun padaku. Selama ini dalam kebudayaan leluhurku, tidak mengenal yang namanya ulang tahun. Kami hanya mengenal istilah wetonan, yakni peringatan kelahiran patokan waktunya bukan tanggal dan bulan, melainkan pasaran dalam tanggalan Jawa. Kalau orang lahir pada selasa kliwon, maka nanti pada saat selasa kliwonnya lagi orang tersebut diwetoni. Dan nggak diberi hadiah seperti orang-orang yang ulang tahun itu. Oh iya, Selasa kliwon itu malam anggoro kasih lho, Yanindra.

Terus seingatku waktu aku ulang tahun pernah diberi baju, jam tangan terus apalagi aku lupa, Yanindra. Banyak mbak-mbak maupun dedek gemes yang bersimpati dengan kegembelanku, sehingga saat aku ulang tahun kemudian mereka memberikan barang-barang itu yang kalau dalam saat normal mungkin aku tidak bisa membelinya. Yang lebih mengejutkan lagi ada seorang dedek gemes yang memberikan sebuah buku yang ku idam-idamkan selama ini. Aku mengidam-idamkan buku itu lebih dari aku mengidam-idamkan perempuan. Hohoho.. Aku sempat shock dibuatnya, aku tidak bisa berkata-kata, mataku berkaca-kaca, aku hanya bisa bilang terima kasih terima kasih dan terima kasih. Kalau boleh aku menduakan Tuhan, akan ku puja dedek gemes tersebut.

Terus kejutan apa yang harus aku berikan kepada Tanah air tercinta, Indonesia raya yang sebentar lagi merayakan kemerdekaan??? Ada usul Yanindra?

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s