kemerdekaanSebentar lagi negara kita akan merayakan hari kelahirannya, Yanindra. Kalau dilihat dari usianya dari tahun 1945-2015, sudah 70 tahun negera ini mampu terbebas dari belenggu penjajahan. Usia 70 kalau itu manusia zaman sekarang sudah sangat renta. Mungkin sudah seperti kata mbak KD, menghitung hari, tinggal beramal untuk menebus dosa-dosanya dikala muda. Tapi umur 70 tahun, itu masih dianggap kecil kalau hidup pada masa lalu, zaman ketika Adam masih hidup di bumi yakni hingga berusia 930 tahun. Adam ini bukan Adam yang sering kali jatuh dari udara lho Yanindra, akan tetapi Adam yang jatuh dari Surga dengan pasangannya, Hawa.

Sekedar ingin mengingatkanmu dengan bernostalgia masa lalu, Yanindra. Bukan maksud untukku mengguruimu, karena aku tidak pantas untuk mengguruimu. Sekalipun aku seorang guru, aku hanya manusia biasa, Yanindra, yang terkadang juga memiliki salah dan khilaf. Lha wong yang sudah mahaguru saja juga banyak salahnya lho. Lha wong aku sudah tampan sekali kayak gini, masih ada wanita yang menolakku lho Yanindra. Kalau boleh mari, Yanindra, sedikit menengok kemasa lalu, bulan-bulan Agustus itu bulan-bulan penting bagi persiapan kemerdekaan tanah ibu pertiwi. Ada beberapa peristiwa penting yang terjadi pada bulan ini baik itu pra maupun pasca kemerdekaan.

Meraih kemerdekaan itu sulitnya luar biasa, Yanindra. Patokan waktunya kapan bangsa ini terjajah masih dalam perdebatan ahli sejarah. Katanya yang tiga setengah abad itu bukanlah angka yang pasti. Itu hanya angka yang dimunculkan supaya negara ini sangat menderita, Yanindra. Acuan tahunnya kapan, aku juga belum begitu jelas, karena di dunia ini sulit untuk memastikan kebenaran. Kadang kita sudah memikir bahwa yang kita lakukan itu benar, tapi anggapan orang lain yang kita lakukan salah kaprah bisa jadi.

Pada saat kemerdekaan itu, tepatnya tanggal 17 Agustus, Bung Karno dengan Bung Hatta yang berada di sampingnya membacakan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Kalau nggak salah bunyinya seperti ini:
“proklamasi”
“kami bangsa Indonesia, dengan ini menyatakan kemerdekaan Indonesia”
“hal-hal yang mengenai pemindihan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara yang seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya”
Jakarta hari 17 bulan 8 tahun o5
Atas nama bangsa Indonesia
Sukarno/Hatta

Dengan proklamasi ini menandakan bahwa Indonesia sudah merdeka. Kelengkapan negara yang ada menyusul, Yanindra. Besoknya tanggal 18 Agustus, dokuritsu junbi inkai alias PPKI baru mengadakan sidang yang pertama kali dengan menghasilkan keputusan yakni mengesahkan UUD 1945, menetapkan secara aklamasi Sukarno dan Hatta sebagai presiden, dan membentuk Komite Nasional Indonesia yang bertugas membantu presiden. UUD 1945 ini dibuat oleh pada sidang BPUPKI yang ke-2. Saat disahkan dengan berbagai perubahan, salah satunya adalah perubahan pada sila pertama dalam pancasila, yakni ketuhanan dengan menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya, kemudian diganti menjadi ketuhanan yang maha esa.

Pemilihan presiden dilakukan secara aklamasi, Yanindra. Ada seoarang tokoh yakni Otto Iskandardinata yang mengusulkan bahwa Sukarno sebagai presiden dan Hatta sebagai wakilnya. Sukarno dan Hatta pada saat itu merupakan tokoh yang paling popular, Yanindra. Tokoh ini dianggap sebagai tokoh pemersatu bangsa. Dari trek recordnya, kedua tokoh ini dengan gigih berani melawan penjajahan pada zaman Belanda dan zaman pendudukan Jepang. Sukarno dengan organisasi PNI sering masuk keluar penjara, sedangkan Hatta yang kuliah di Belanda, mendirikan organisasi Indische Verenenging alias Perhimpunan Indonesia, pernah ditangkap pemeritah Belanda karena dianggap meresahkan dan menganggu stabilitas nasional.

Jadi pada saat proklamasi itu kita belum secara de facto memiliki sebuah negara, Yanindra. Proklamasi itu hanya sekedar pengumuman alias ngomong bahwa bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaan. Cuman pernyataan, Yanindra, dan segala kelengkapannya baru dipenuhi beberapa hari kemudian. Jadi kalau aku memproklamasikan cintaku kepada wanita, itu hal yang wajar ya Yanindra. Meskipun aku belum memiliki kelengkapan hidup, apa aku tidak berhak untuk mencintai wanita yang aku dambakan. Bukankah mencintai itu merupakan takdir manusia, sedangkan menikah adalah bagian nasib, Yanindra.
Kembali keperistiwa sebelum proklamasi, Yanindra.

Pada tanggal 7 Agustus dibentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) yang memiliki tugas untuk menyelenggarakan proklamasi. Bung Karno ditunjuk sebagai ketua, dan Hatta sebagai wakilnya. Pembentukan PPKI ini juga dikarenakan Jepang sudah semakin terdesak oleh tentara Sekutu. Sebab khususnya yaitu terjadinya bom atom di kota Hirosima. Kenapa kok harus Hirosima, Yanindra??? karena kota itu merupakan kota industry, Yanindra. Lumpuhnya ekonomi membuat suatu negara tak berdaya. Jepang semakin tidak berdaya lagi setelah sekutu menjatuhkan bom kedua tanggal 9 Agustus di kota Nagasaki. Setelah dibom atom kedua kotanya, maka pada akhirnya Jepang menyerah kepada sekutu pada tanggal 15 Agustus 1945.

Di Indonesia terjadi yang namanya vacuum of power alias kekosongan kekuasaan, Yanindra. Masa-masa kosong inilah yang dimanfaatkan oleh para pemuda mendesak golongan tua untuk segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Ya seperti itu, Yanindra, kalau anak muda semua itu inginnya serba cepat tanpa memikir dampak jauhnnya, beda dengan orang tua yang banyak berpikir sehingga terkesan lambat dalam mengambil keputusan. Adanya perbedaan pendapat tersebut mengakibatkan terjadi peristiwa Rengasdengklok. Kamu juga sering kan Yanindra, berbeda pendapat dengan Dia. Perbedaan itu merupakan rahmat Tuhan, Yanindra, tidak perlu dihindari malah kalau bisa disyukuri.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

One response »

  1. […] luntur, padahal itu merupakan identitas bangsa Indonesia. Seperti kata Bung Karno dalam sidang BPUPKI yang pertama, tentang Pancasila yang kalau diperas bisa menjadi Trisila, kalau masih diperas lagi […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s