Doni gembelLelaki separuh baya itu nampak muring-muring kepada ku, Yanindra. Wajahnya yang mrengut dan sorot matanya yang tajam sudah bisa dibaca dengan jelas bahwa lelaki tersebut tidak suka kepada ku, Yanindra. Aku juga nggak perlu disukai oleh lelaki tersebut kok Yanindra, nggak butuh aku lelaki yang kasar itu menyukai aku. Wanita itu diibaratkan tulang bengkok, kalau diluruskan dengan paksa, mesti akan patah. Selain itu juga karena aku lebih berharap mbak-mbaknya itu yang menyukai aku. Iya mbak-mbak yang ada di samping lelaki itu, yang memakai T-shirt hitam dan berbalut celana jeans. Kalau digambarkan kecantikannya, nggak jauh kalah denganmu, Yanindra.

Mbak-mbaknya itu beraliskan hitam tebal, mungkin ikut sulam alis. Hidung mancung namun tidak semancung hidung Petruk. Yang jadi daya tarik lebih itu adalah bibirnya, Yanindra. Bibirnya itu bisa digambarkan kurang lebih seperti miliknya Megan Fox. Bibirnya seksi sekali, yang mungkin bisa memancing birahi seks lawan jenis. Bibirnya itu lho, Yanindra, warnanya merah bukan karena gincu tapi warna alami, warna merah yang lagi digandrungi banyak orang. Warna merah juga yang membuat MU dijuluki sebagai The red devils.

Beberapa kali mbak-mbaknya itu merapikan kaosnya yang ketat itu, Yanindra. Semakin jelas bagaimana lekuk tubunya yang seksi, semakin jelas kalau tubuhnya berisi. Aku dari tadi tertegun memandangi, Yanindra. Alam bawah sadarku membawa khayalan yang tidak-tidak. Bukankah semua itu berawal dari khayalan-khayalan, Yanindra. Kaum laki-laki diajarkan oleh Tuhan mengenai hubungan dengan lawan jenis itu juga melalui khayalan yang berupa mimpi. Apakah lelaki meminta, Yanindra??? Ilham itu begitu saja terbawa dalam mimpi, sehingga lelaki yang masih kecil mengalami mimpi basah yang pertama.

Apakah perempuan juga mengalami hal yang sama, Yaindra?

Manusia itu memiliki alam bawah sadar, Yanindra. Istilah itu aku tahu dari seorang pesulap yang sedang menghipnotis salah satu penontonnya. Semakin masuk ke alam bawah sadar anda, semakin dalam dan semakin dalam anda akan semakin terlelap. Terus katakan apa yang ingin anda katakan dan jangan katakan apa yang tidak ingin anda katakan. Kemudian penonton itu bisa ditelanjangi kebohongannya, Yanindra. Orang tersebut bisa berbicara dengan bebas aib apa yang telah diperbuat. Mengapa metode ini tidak dilakukan untuk orang yang korupsi ya Yanindra. Kalau bisa dihipnotiskan lebih mudah untuk membongkar jaringan mafia yang menggerogoti kehidupan negara ini. Tapi orang korupsi itu pintar-pintar, Yanindra. Mereka itu malah jagonya menghipnotis rakyat, agar mau dan patuh memberikan mereka apa yang diinginkan. Mereka mampu dengan lihai menghipnotis aparat penegak hukum sehingga memberikan hukuman yang ringan. Kalau perlu, penegak hukum memberikan kebebasan dengan menerima praperadilan yang mereka lakukan.

Kalau Freud mengatakan bahwa alam bawah sadar atau bahasa kerennya uncosious. Kalau bisa menggunakan bahasa asing itu dianggap keren, Yanindra. Ya seperti itu, Yanindra, sebagian orang menganggap bahwa bangsa kita itu lebih rendah dibandingkan bangsa lain. Lihat saja anak muda itu memuja-muja budaya barat dan Asia Timur dan melupakan budaya yang sudah diwariskan oleh leluhur. Padahal budaya kita itu budaya adiluhung yang memiliki filsafat tingkat tinggi, tapi kita meninggalkan itu. Kalau kita mempelajari itu dianggar orang jadul, alias jaman dulu. Mungkin juga dikarenakan alam bawah sadar seseorang sudah dipengaruhi oleh kemajuan jaman gombalisasi, Yanindra. Sehingga mereka tidak sadar lebih memilih kebudayaan asing dibandingkan kebudayaan local.

Unconsius bagaikan inti sebongkah es, bagian terdalam dari diri walaupun tidak disadari namun peranannya penting, karena unconsius adalah sumber dorongan jasmaniah yang paling dasar seperti keinginan untuk makan. Menutur Freud, alam bawah sadar digambarkan sebagai gudang bawah tanah dari misteri-misteri pikiran, sebuah gudang gelap yang amat penting bagi kehidupan yang ada di lantai atas (sadar), tapi di bawahnya dipenuhi oleh dorongan setengah jadi yang tercampur dalam image, kesan dan jejak-jejak memori pengalaman masa lalu, kendati pikiran sadar yang berada di atasnya tidak menyadarinya.

Tadi itu bukan aku secara sadar, Yanindra. Melainkan alam bawah sadarku yang mengendalikan ku. Aku benar-benar tidak sengaja, Yanindra. Sumpah aku tidak sengaja, tiba-tiba tanganku dengan tangannya sudah mengenggam erat menjadi satu. Aku tidak sadar itu, Yanindra. Duduk kami pun ternyata sudah sangat dekat. Aku benar-benar nggak sadar, Yanindra, aroma parfumnya yang khas sudah mulai tercium di hidungku. Aku benar-benar nggak sadar, Yanindra, kami sudah sangat sedekat itu. Ini bukan ulah sadarku, tapi ini ulah alam bawah sadarku.

Wajar saja kalau lelaki itu marah kepadaku, Yanindra. Lha wong lelaki itu kalau nggak salah pacar dari mbak-mbak yang tadi……… hohoho

Baru sebentar lelaki tersebut ke kamar mandi, kembali ke tempat duduk sudah menemukan pacarnya bergandengan tangan dengan pria lain. Untung aku tidak dipukuli oleh lelaki tersebut, Yanindra. Wong aku kemudian melakukan trik agar seolah-olah tidak ada apa-apa antara aku dan mbak-mbaknya tadi. Ini perlu diklarifikasi, Yanindra, takutnya aku nanti dikira pria yang nggak baik yang suka merebut wanita orang lain, Yanindra. Aku nggak seperti itu, Yanindra, meskipun pacar orang lain adalah pacar kita yang tertunda, namun belum ada niatan untukku merebut mbak-mbak itu dari lelaki tersebut. Tapi kalau dipikir-pikir mbaknya itu sadar apa nggak ya Yanindra, kok aku merasakan genggaman mbaknya itu rasanya beda. Aku tahu itu hangatnya aliran cinta, Yanindra. hohoho

***

Kalau boleh meluruskan, marahnya itu jangan padaku yang secara sadar melainkan aku yang berada di alam bawah sadar, Yanindra.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s