doni setyawanHidup manusia selalu mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Hal itu seperti konsep sejarah, Yanindra, tumbuh dan selalu berkembang. Hal ini dikarenakan manusia adalah si penulis sejarah, jadi kaitannya sangat erat antara manusia dengan sejarah. Kalau sekarang sebagian orang menganggap sejarah itu tidak penting bagi masa lalu, itu adalah orang tidak tahu diri, Yanindra. Kita akan menjadi manusia masa depan yang bersandar pada masa lalu. Belajar sejarah itu penting, akan tetapi kita harus tetap fokus pada masa depan.

Bukan keinginanku untuk kembali seperti masa lalu. Bukan pingin membenarkan statement “penak jamanku mbiyen tow”, cuman ingin mengajak orang orang untuk tidak melupakan jasa-jasa para nenek moyang kita. Sekedar mengingatkan bahwa dulu kehidupan seperti itu, dan kini hidup seperti ini. Memang benar Yanindra, sejarah tidak akan terulang. Sejarah hanya terjadi sekali dan abadi untuk selamanya. Kita tidak bisa mengulang peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Akan tetapi kita akan bisa hidup lebih baik dari berkaca masa lalu.

***

Kamu juga sering menjumpainya kan Yanindra???

Itu lho Yanindra, tulisan yang ada pada truk-truk itu. “Piye Bro, Penak jamanku mbiyen tow” sambil di sampignya ada seorang kakek kakek yang bersenyum yang tersimpan banyak makna. Senyum yang kadang bisa membawa bahagia, dan terkadang juga bisa membawa derita. Lha kok bisa??? Bisa Yanindra, senyum itu bisa membawa bahagia akan tetapi juga bisa membawa malapetaka. Kemarin saat aku menembak mbak-mbak gemes itu, mbak mbaknya gemes itu cuman tersenyum padaku. Aku sulit sekali untuk menginterpretasikan dari senyum mbak-mbak gemes itu. Apa cinta ku diterima atau ditolak, saat itu niat suciku hanya berbalaskan senyuman.

Memang pada masa lalu, senyum bapak itu pernah membuat takut para mahasiswa. Pada masa itu senyum dari bapak itu membuat gentar orang yang mau protes. Mana tidak takut atau gentar, Yanindra, wong kemudian besok bisa-bisa mayatnya sudah di selokan. Kalau nggak sampai segitu ya paling akan hilang entah kemana. Orang-orang yang memiliki pandangan berbeda, kalau berani menentang, siap-siap nyawa melayang. Segala tindakan yang dianggap dapat menganggu stabilitas nasional, baik itu stabilitas ekonomi maupun politik akan ditumpas habis.

Sehingga pada masa itu, kondisi negeri ini aman tentram. Nggak ada acara demo-demo terus bikin kerusuhan, bakar-bakar ban, menginjak nginjak foto presiden, membakar lambang negara dan tindakan anarkis lainnya. Kewibawaan pemerintah benar-benar terjaga. Tidak ada yang berani melakukan kritik terhadap pemilik kekuasaan. Kalau sekarang banyak yang mengkritik terhadap kebijakan pemerintah, bukan demi rakyat banyak melainkan demi kepentingan bermuka dua. Terlihat baik dimata rakyat, padahal niat hati hanya ingin mendapatkan keuntungan sebesarnya dari rakyat. Nanti kalau sudah mendapat kepercayaan dari rakyat, giliran akan menindas rakyat.

Harga barang murah, malah bisa swasembada pangan. Kondisi nasional damai, tidak ada kerusuhan-kerusuhan. Pernah nggak Yanindra, kamu melihat acara berita televisi yang tidak mengabarkan buruknya negeri ini. Dari kasus korupsi, pembunuhan, narkoba, prostitusi dan tindakan kejahatan lainnya sering mewarnai jendela televisi negeri ini, Yanindra. Negeri ini sudah kehilangan rasa kemanusiannya, Yanindra. Mayat yang ditemukan di jalan itu, jangan kamu kira itu kasus serius, Yanindra. Bisa-bisa itu cuman cekcok dua pasangan yang diputus pacarnya. Lalu nggak terima, akhirnya menghabisi si pasangan. Bunuh membunuh itu bukan hal yang istimewa lagi dinegeri ini. Pembunuh-pembunuh itu sudah tidak lagi orang-orang besar, anak-anak kecil juga melakukan tindakan itu. Masalah sepele, nyawa bisa melayang.

Makanya bapak-bapak yang kemarin itu rindu dengan the smiling general. Bapak-bapak yang memaki kumis itu rindu dengan kedamaian yang telah tercipta pada masa lalu. Harga bensin murah, harga pupuk murah, harga sembako murah. Harga dollar stabil tidak naik turun seperti ini. Televisi menayangkan hal-hal yang baik di negeri ini. Tidak ada berita korupsi seperti saat ini yang hampir setiap hari ada kasus korupsi. Mengenang kejayaan masa lalu, merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi suatu negara akan bangkit dari keterpurukan.

Seandainya, di samping gambar itu bukan gambar kakek kakek, melainkan mbak-mbak gemes yang memakai baju bermotifkan batik dengan bentuk bagian leher agak terbuka, apa yang terjadi ya Yanindra?

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s