Kapan terakhir kau tersenyum?

Di tempat apa kau tersenyum??

Dan untuk siapa senyummu itu???

senyumanmuPenduduk di negara Republik Rakyat Begundal setiap hari masih bisa tersenyum meskipun hidup dalam himpitan ekonomi yang semakin menyekik legher. Rakyat Begundal masih bisa tersenyum meski korupsi di segala sektor kehidupan dan yang terbaru adalah di sector agama, menteri agama korupsi. Padahal orang-orang itu belajar tentang agama, sayang mereka banyak yang tidak belajar tentang korupsi. Rakyat begundal masih bisa tersenyum ketika anggota DPR marah-marah hingga membanting meja karena merasa dizholimi.

Rakyat di negara begundal masih bisa tersenyum puas ketika harga BBM melambung tinggi disertai dengan kenaikan harga barang-barang lain. Senyum mereka tetap berkembang meskipun tidak pernah ada dana subsidi untuk tersenyum. Para pemuda di negara begundal tidak mengenal istilah tanggal muda ataupun tanggal tua yang mereka tau hanya tanggal lahir dari pacar mereka. Kadang hal itu membuat kita lupa kapan Belanda mengakui kemerdekaan rapublik ini, kalau nggak salah sih tanggal 27 Desember 1949. Kalau nggak ada pengakuan itu, negara ini nggak akan mungkin ada. Seperti itulah yang dituntut oleh pacar gelapmu selama ini, pengakuan…

Kembali kemasalah senyum, apa sih definisi senyum? bedanya dengan tawa apa??

Senyum adalah bergeraknya bagian tubuh yaitu pada bibir, pergerakan tersebut dipengaruhi adanya kontraksi antar otot-otot bibir yang membuat bibir bergerak ke samping dengan posisi seimbang, terkadang terlihat gigi-gigi bagian depan. Kalau pergerakan tidak seimbang itu akan menimbulkan penafsiran yang berbeda. Senyum itu multitafsir terkadang sampai kita bingung dalam menterjemahkannya. Senyumnya pak harto akan berbeda dengan senyumnya mbak Mega. Senyumnya para koruptor itu akan berbeda dengan senyum malu-malunya pacarmu saat kau goda.

Kamu lihat senyumnya Monalisa karya Leonardo da vinci akan berbeda dengan senyumnya ibu Susi, itu low menteri perikanan dan kelautan yang sangat maco. Menteri yang nyentrik, dan menimbulkan pro kotra di kalangan masyarakat. Like dan dilike itu merupakan hal yang biasa. Sudah menjadi kodrat manusia untuk berbeda dalam berpendapat. Akan tetapi tetap bhineka tunggal ika.

Senyum merupakan salah satu ekspresi manusia, entah itu senang, marah hingga nggak tahu apa-apa. Lihatlah wajah seorang cewek ketika kamu tembak, kalau dia tersenyum kemungkinan dia akan menerima mu. Itu merupakan ekspresi dari si cewek untuk mengiyakan permintaanmu. Itu ekspresi senyum yang menyenangkan. Kalau anak sekolah ditanya hanya senyam-senyum itu menandakan bahwa anak tersebut belum tahu apa-apa. Mau membuka mulut untuk mengatakan kalau meraka belum paham sungkan, sehingga mungkin dengan senyuman bisa menjelaskan ketidaktahuan dari siswa.

Kita juga perlu berhati-hati dengan mengartikan senyum. salah tafsir akan membuat hal yang tidak diinginkan bakal terjadi. Senyum palsu merupakan bentuk kemunafikan yang menciderai kepolosan hati. Senyum dibuat hanya untuk menyenangkan orang lain, sementara kita harus berbohong. Kadang banyak orang yang melegalkan hal itu. Orang-orang sering mengeluarkan dalil dengan senyum saja msudah beribadah. Lihatlah para koruptor yang bisa tersenyum meskipun sudah mengenakan baju tahanan. Senyum meraka bukanlah senyum kemenangan, akan tetapi senyum untuk menutupi diri kalau-kalau mereka sedang tertekan.

Senyuman paling berbahaya adalah senyuman dari seorang perempuan cantik jelita. Lihatlah mantan ketua KPK yang harus masuk penjara dikarenakan tergoda dengan sebuah senyuman seorang petugas di lapangan golf. Sejarah juga sudah mengabadikan senyuman Cleopatra ratu dari Mesir yang mampu meluluhlantakan hati para pria. Senyum dari Roro Jongrang juga membuat Bandung-Bondowoso nekad membuat seribu candi dalam waktu semalam. Dan yang terakhir adalah senyuman dari mantanmu yang membuat engkau tidak nyenyak untuk tidur

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s