mkdKira-kira kalau aku nanti punya pacar, enaknya aku dipanggil dan memanggil pacarku apa ya, Yanindra? Aku nggak mau seperti kebanyakan orang, aku pingin panggilan yang special buat wanita yang special mendapatkan hatiku, Yanindra. Susah lho, Yanindra mendapatkan hatiku. Aku itu nggak murahan seperti orang-orang saat Pilkada kemarin yang disuruh nyoblos salah satu pasangan calon dengan imbalan mendapatkan uang sepuluh ribu. Meski aku tidak semahal mbak-mbak yang harganya sekali kencan 65 juta, namun cintaku itu berharga dan patut untuk para perempuan memperjuangkannya..

Heuheuheu

Setiap pasangan memiliki panggilan masing-masing, Yanindra. Ada yang terlihat romantic, tapi ada juga yang terkesan nggilani. Panggilan terhadap pasangan itu juga memiliki alasan yang berbeda-beda. Kebanyakan pihak wanitalah yang menentukan pilihan kata panggilan untuk pasangannya. Pihak laki-laki mengikuti apa yang disuruh oleh pihak wanita. Panggilan-panggilan lucu juga sering disematkan kepada pasangannya, Yanindra. Hal ini bisa mengacu kebentuk fisik, tokoh kartun favorit, atau entah apa yang disukai.

Kemarin aku tahu anak SMP, asyik pacaran di tempat umum. Kamu mau tahu apa panggilan untuk pasangannya Yanindra? Yang wanita memanggil yang laki-laki itu dengan sebutan Ayah, dan yang laki-laki membalas dengan memanggil si wanita dengan Bunda. Gila itu, Yanindra. Benar-benar gila lho, Yanindra.Padahal mereka itu masih anak SMP, perjalanan hidupnya masih lama. Seingatku panggilan Ayah dan Bunda kan untuk mereka yang sudah menikah. Apa mereka nggak sadar diri, uang yang buat traktir pasangannya itu siapa yang ngasih? Mungkin ini juga dampak dari sinetron percintaan di Televisi yang memberikan efek negative bagi kehidupan mereka.

Aku pingin panggilan yang special tapi nggak norak, Yanindra.

Menurutmu panggilan Yang Mulai pada sidang kehormatan itu keren apa norak, Yanindra? Mungkin kalau segi kepantasannya, mereka itu nggak pantas disebut Yang Mulia. Kok kesannya kita kembali kezaman feodal. Kata Yang Mulia itu kan digunakan untuk memanggil atasan, kalau biasanya zaman dahulu untuk memanggil nama raja. Buat apa panggilan Yang Mulia, kalau ternyata tingkah lakunya mencerminkan bukan maklhuk yang pantas untuk dimuliakan. Kalau aku memanggil pacar ku nggak mau ah Yanindra dengan panggilan Yang Mulia. Kesannya gimana gitu. Wanita itu pantas dimuliakan lebih dari sekedar panggilannya belaka.

Yang Tercinta??? Wuah itu ide yang bagus, Yanindra. Boleh-boleh nanti aku pertimbangkan dulu secara matang-matang. Kamu benar Yanindra, orang dinegeri ini mulai luntur cintanya. Itu buktinya, katanya cinta kepada rakyat, eh malah dana bantuan untuk rakyat dikorupsi. Katanya cinta untuk rakyat kecil, eh harga barang-barang naik. Cinta hanya diucapkan semata, bahkan sampai disumpah dengan kitab suci, akan tetapi buktinya mereka mengingkari cinta tersebut. Seharusnya cinta itu tidak sekedar diucapkan dengan lisan, melainkan juga diyakini dalam hati dan dijalankan dalam tindakan, Yanindra.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

One response »

  1. Puti Nagari mengatakan:

    Kocak kakūüėÄ

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s