doniKalau nggak mepet itu nggak yahud Yanindra. Aku lihat kamu dan Dia duduknya agak jauhan, itu apa enak, Yanindra. Kok seolah ada sekat yang memisahkan antara kamu dan Dia. Ini zaman gombalisasi, Yanindra, sudah tidak ada sekat lagi antara yang benar dan salah. Antara laki-laki dan perempuan. Semua sudah tanpa sekat lagi. Kenapa tidak kamu mepetkan tubuhmu ke tubuhnya, biar kalian seolah menyatu bukan hanya sekedar perasaan melainkan raga pula ikut bersatu. Kenapa tidak kamu mepetkan tubuhmu ke tubuhnya, agar udara malam ini tidak terasa dingin ketika menerpa tubuhmu. Akan kamu temukan sensasi tersendiri saat kau mepetkan tubuhmu itu. Seperti nikmatnya saur ketika mepet waktu imsyak.

Kalau aku berkunjung ke rumah temanku saat bulan Ramadhan ya seperti itu, Yanindra. Ketika sahur sukanya waktu mepet menjelang imsyak, katanya pahalanya lebih banyak dibandingkan sahur yang waktunya jauh dari imsyak. Ya bisa jadi Yanindra, saat waktu mepet seperti itu biasanya kita akan bersemangat dan bisa makan dengan sangat lahap. Kalau waktunya lama, itu nanti akan mengurangi semangat kita dalam makan. Kalau orang bilan itu namanya the power of kepepet. Kekuatan itu akan muncul ketika kita dalam kondisi yang gawat darurat.

Tugas kuliahku dulu menumpuk banyak, tugas itu diberikan sudah beberapa bulan yang lalu, akan tetapi belum aku kerjakan sama sekali. Biasanya waktu untukku mengerjakan adalah ketika waktu sudah mepet, yaitu sehari sebelum tugas itu dikumpulkan. Dalam waktu semalam otak dan tenagaku benar-benar dikuras habis, biasanya itu nanti berujung dengan penyakit kepala sebelah alias migrain. Tugas akhirnyapun selesai dengan hasil yang asal-asalan pula. Itulah manusia Yanindra, kalau tidak ada paksaan untuk menjalankan sesuatu, mereka akan bermalas-malasan. Nanti nanti dan nanti, waktu masih sangat lama.

Mereka akan membuang waktu yang begitu banyak untuk bermalas-malasan. Tenang besok masih ada waktu, tenang saja dihari tua nanti aku akan bertaubat. Bukankah lebih baik masalah itu kita selesaikan sedikit demi sedikit lama-lama akan habis, Yanindra. Bukankan disetiap kesulitan itu selalu ada kemudahan, Yanindra. Alangkah baiknya seperti itu, jangan hanya sekedar menunggu dan menunggu. Terlalu menunggu karena waktu masih lama, jangan-jangan gadis itu sudah diambil orang, Yanindra. Kalau bisa langsung katakan saja dengan cara yang seksama dan dalam tempoh yang sesingkat singkatnya. Heuheuheu…

***

Para pendiri bangsa kita ternyata juga menggunakan waktu yang mepet untuk mendirikan negara ini, Yanindra. Hanya beberapa bulan saja, negara ini bisa terbentuk. Kalau nggak salah, pada akhir tahun 1944, Jepang mulai mengalami kekalahan dari Sekutu. Beberapa tempat dapat direbut kembali oleh tentara Sekutu. Kamudian Koiso memberikan Janji kemerdekaan bagi Indonesia, oleh karena itu Jepang membentuk sebuah panitia penyelidik kemerderkaa. Panitia itu dibentuk baru tanggal 1 maret 1945 lho Yanindra. Coba bayangkan dari tanggal 1 maret dan baru melakukan sidang yang pertama tanggal 29 mei dan kita bisa memproklamasikan kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 dengan berbagai perangkat sebuah negara yang merdeka. Waktunya sangat mepet Yanindra.

Naruto itu kekuatannya tidak akan keluar sebelum kepepet. Terus Kapten Tsubasa itu tidak bisa menemukan tendangan baru kalau timnya tidak sedang kalah. Terus Ultramen itu menunggu lampu di dadanya berkedap-kedip untuk bisa mengalahkan lawannya. Kekuatan seseorang bisa keluar dengan maksimal dan begitu besar, kalau seseorang itu terdesak dan sudah tidak bisa mengelak lagi. Orang akan mengeluarkan segala daya dan kemampuannya untuk melakukan apa yang menjadi tanggung jawabnya. Dan antara orang satu dengan orang lain itu berbeda, ada yang sudah in jauh-jauh hari, dan ada yang butuh kepepet baru bisa in.

Kalau Dia sudah bisa in kepadamu sudah jauh-jauh hari yaitu sejak pertama kali bertemu, Yanindra. Tepatnya di Candi Sukuh yang katanya juga dibangun mepet ketika kekuasaan Brawijaya akan berakhhir.

About donipengalaman9

ingin seperti matahari bagi insan-insan yang terlena dalam gelapnya kebodohan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s